Bimluh di MT Nurul Qomar, PAI Curup Tengah Ajak Jamaah Fahami Mad Wajib Muttashil dan Jaiz Munfashil
Rejang Lebong (Humas) — Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Curup Tengah, Siti Robi’ah, S.Pd.I, memberikan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) kepada jamaah Majelis Taklim (MT) Nurul Qomar Kelurahan Kampung Jawa, Kamis (13/8). Kegiatan tersebut diisi dengan pembelajaran ilmu tajwid, khususnya mengenai Mad Wajib Muttashil dan Mad Jaiz Munfashil, sebagai upaya meningkatkan kemampuan jamaah dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh antusias. Para jamaah mengikuti materi yang disampaikan PAI Curup Tengah dengan saksama, terutama saat pemateri memberikan contoh bacaan dan menjelaskan cara membedakan kedua hukum mad tersebut.
Dalam penyampaiannya, PAI Curup Tengah, Siti Robi’ah, S.Pd.I menjelaskan bahwa memahami ilmu tajwid merupakan bagian penting dalam membaca Al-Qur’an. Kesalahan dalam menentukan panjang-pendek bacaan dapat memengaruhi ketepatan dalam membaca ayat, sehingga jamaah perlu terus belajar dan berlatih.
Mad Wajib Muttashil merupakan bacaan mad yang terjadi apabila huruf mad bertemu dengan hamzah dalam satu kata. Bacaan ini wajib dipanjangkan sesuai kaidah tajwid yang dipelajari.
Sementara itu, Mad Jaiz Munfashil terjadi apabila huruf mad berada di akhir suatu kata, kemudian diikuti hamzah pada kata berikutnya. Disebut munfashil karena huruf mad dan hamzah berada pada dua kata yang berbeda.
“Jangan hanya mengetahui nama hukumnya, tetapi kita juga harus mampu mengenali tanda dan penerapannya ketika membaca Al-Qur’an. Dengan sering berlatih, insyaallah bacaan kita akan semakin baik dan benar,” ujar Siti.
Dalam kegiatan tersebut, jamaah juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung contoh-contoh bacaan. Metode praktik ini dilakukan agar peserta tidak hanya memahami materi secara teori, tetapi mampu menerapkannya ketika membaca Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Siti juga menekankan bahwa mempelajari tajwid tidak mengenal batas usia. Siapa pun yang ingin meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an hendaknya terus belajar, bertanya, dan memperbaiki bacaan dengan bimbingan yang tepat.
Kegiatan Bimluh di MT Nurul Qomar diharapkan dapat meningkatkan semangat jamaah untuk lebih mencintai Al-Qur’an sekaligus menjadikan membaca Al-Qur’an sebagai bagian dari rutinitas kehidupan. Dengan pemahaman tajwid yang semakin baik, jamaah diharapkan mampu membaca Al-Qur’an secara tartil dan sesuai dengan kaidah yang benar.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #Penyuluh#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



