Perkuat Ketahanan Keluarga, Kepala KUA Curup Tengah Sampaikan Tausiah di Walimatul ‘Ursy
Rejang Lebong (Humas) — Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Tengah turut memberikan tausiah dalam acara walimatul ‘ursy yang digelar oleh salah satu keluarga di wilayah Curup Tengah, Jum’at Malam (14/8). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pentingnya membangun ketahanan keluarga sebagai fondasi terciptanya rumah tangga yang harmonis, sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Di hadapan keluarga dan tamu undangan, Kepala KUA Curup Tengah, H. Bulkis, S.Th.I.,MHI, mengingatkan bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi juga merupakan amanah dan ibadah yang membutuhkan komitmen, kesabaran, serta tanggung jawab dari kedua belah pihak.
Menurutnya, kehidupan rumah tangga akan menghadapi berbagai tantangan. Karena itu, pasangan suami istri perlu membangun komunikasi yang baik, saling menghargai, dan mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan.
“Rumah tangga yang kokoh dibangun dengan keimanan, komunikasi, saling pengertian, dan kesediaan untuk menjalankan hak serta kewajiban masing-masing. Ketika ada persoalan, jangan mudah menyerah, tetapi hadapi bersama dengan kepala dingin dan berpedoman pada ajaran agama,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan dalam rumah tangga. Suami dan istri hendaknya saling menjadi tempat untuk berbagi, memberikan dukungan, serta menjaga aib dan kehormatan pasangan.
Selain itu, Bulkis mengajak pasangan yang baru membangun kehidupan rumah tangga untuk terus meningkatkan pemahaman agama. Menurutnya, keluarga yang memiliki landasan agama yang kuat akan lebih siap menghadapi berbagai perubahan dan tantangan kehidupan.
Dalam tausiah tersebut, ia juga mengingatkan bahwa ketahanan keluarga tidak hanya menjadi tanggung jawab pasangan suami istri. Orang tua dan keluarga besar juga memiliki peran dalam memberikan dukungan tanpa terlalu mencampuri urusan rumah tangga pasangan.
“Jadikan keluarga sebagai tempat pertama untuk mendapatkan ketenangan, kasih sayang, dan pendidikan akhlak. Dari keluarga yang kuat akan lahir generasi yang kuat pula,” tambahnya.
Momentum walimatul ‘ursy juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi antarkeluarga dan masyarakat. Kehadiran keluarga serta para tamu undangan menjadi bentuk dukungan dan doa bagi pasangan pengantin agar mampu menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh keberkahan.
Kepala KUA Curup Tengah berharap pasangan pengantin dapat menjaga komitmen pernikahan, saling menguatkan dalam kebaikan, serta menjadikan ajaran agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan bersama.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk kedua mempelai. Dengan tausiah tersebut, diharapkan pesan tentang pentingnya ketahanan keluarga dapat menjadi bekal bagi pasangan pengantin sekaligus pengingat bagi seluruh keluarga yang hadir untuk terus menjaga keharmonisan rumah tangga.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #KUACurupTengah#BerkhidmatdanBersinergiUntukUmmat#
From : KUA Curup Tengah



