Cermat, Teliti, Hati-Hati! PLO dan PAI KUA Curup Utara Tuntaskan Cetak Buku Nikah dengan Printer PLQ
Rejang Lebong (Humas) – Pelayanan administrasi pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Utara terus dilakukan dengan mengedepankan ketelitian, kecermatan, dan kehati-hatian. Pada Rabu (12/8) PLO KUA Curup Utara Lasminova Cholis, S.Pd.I bersama PAI KUA Curup Utara Desi Marlina, S.Pd.I melaksanakan proses pencetakan Buku Nikah menggunakan printer PLQ.
Pencetakan Buku Nikah bukan sekadar pekerjaan teknis memasukkan buku ke dalam printer. Setiap tahapan membutuhkan perhatian penuh, mulai dari memastikan data yang akan dicetak telah sesuai hingga memeriksa hasil cetakan agar tidak terjadi kesalahan. Hal ini penting karena Buku Nikah merupakan dokumen resmi yang berkaitan langsung dengan administrasi dan kepastian hukum pasangan suami istri.
Dengan penuh kehati-hatian, Lasminova Cholis, S.Pd.I memastikan posisi buku, pengaturan pencetakan, serta data yang akan dicetak berada dalam kondisi yang tepat sebelum proses dimulai. Sementara itu, Desi Marlina, S.Pd.I turut memperhatikan proses tersebut dan melakukan pengecekan terhadap hasil cetakan.
“Dalam mencetak Buku Nikah, kita tidak boleh terburu-buru. Data harus diperiksa kembali dan posisi buku juga harus benar agar hasilnya rapi dan tidak terjadi kesalahan,” ujar Lasminova.
Menurutnya, ketelitian merupakan bagian penting dari pelayanan KUA. Setiap Buku Nikah yang dicetak harus dipastikan sesuai dengan data pasangan yang bersangkutan sehingga dapat memberikan rasa aman dan kepastian kepada masyarakat.
“Buku Nikah adalah dokumen penting bagi pasangan yang telah melangsungkan pernikahan. Karena itu, kami berusaha memastikan setiap detailnya benar sebelum diserahkan kepada masyarakat,” tambahnya.
Desi Marlina, S.Pd.I juga menegaskan bahwa proses pencetakan membutuhkan kerja sama dan pemeriksaan berulang. Menurutnya, kecermatan tidak hanya dilakukan sebelum pencetakan, tetapi juga setelah Buku Nikah keluar dari printer.
“Kami cek kembali hasil cetakannya, mulai dari tulisan, data, hingga kerapian hasilnya. Kalau sejak awal kita teliti, insyaallah pelayanan kepada masyarakat juga bisa berjalan lebih baik,” ungkap Desi.
Penggunaan printer PLQ menjadi salah satu sarana yang mendukung proses pencetakan Buku Nikah agar dapat dilakukan secara lebih praktis dan rapi. Namun, kecanggihan perangkat tetap harus diimbangi dengan ketelitian petugas yang mengoperasikannya. Sarana kerja hanyalah alat, sedangkan ketepatan hasil tetap sangat bergantung pada kecermatan dalam setiap tahapan pelayanan.
Proses ini juga menjadi gambaran bahwa di balik sebuah Buku Nikah yang diterima masyarakat, terdapat rangkaian pekerjaan yang membutuhkan tanggung jawab besar. Mulai dari pemeriksaan data, persiapan dokumen, proses pencetakan, hingga pengecekan hasil, seluruhnya dilakukan dengan prinsip cermat, teliti, dan hati-hati.
Kepala KUA Curup Utara terus mendorong seluruh jajaran agar memberikan pelayanan administrasi pernikahan secara profesional, tertib, dan bertanggung jawab. Ketelitian dalam penerbitan dokumen menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas.
Melalui kerja sama PLO dan PAI tersebut, KUA Curup Utara menunjukkan bahwa pelayanan terbaik tidak selalu terlihat dari hal-hal besar, tetapi juga dari kesungguhan dalam mengerjakan setiap detail kecil. Sebab, satu data yang benar, satu cetakan yang tepat, dan satu dokumen yang akurat merupakan bagian dari pelayanan yang memberi kepastian bagi masyarakat.
Kegiatan pencetakan Buku Nikah ini sekaligus menjadi wujud komitmen KUA Curup Utara untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan administrasi pernikahan, dengan mengutamakan ketepatan, profesionalitas, dan kepuasan masyarakat. Ketelitian sejak awal menjadi kunci agar setiap dokumen yang diterbitkan benar-benar sesuai dengan data dan ketentuan yang berlaku.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #CermatdanTeliti#PrintBukuNikah#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



