Panjang Dibaca Panjang, Pendek Dibaca Pendek! PAI KUA Curup Utara Bimbing Ibu-Ibu MT Al Arofah Lanjutkan Iqro 2
Rejang Lebong (Humas) — Semangat belajar Al-Qur’an terus tumbuh di tengah Ibu-Ibu Majelis Taklim (MT) Al Arofah. Pada Jumat (14/8) Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Utara, Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I, kembali memberikan bimbingan membaca Al-Qur’an kepada Ibu-Ibu MT Al Arofah melalui pembelajaran lanjutan Iqro jilid 2.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kelancaran membaca, tetapi juga membiasakan peserta memperhatikan panjang dan pendeknya bacaan. Siti Rodiatul Kholidawati membimbing peserta agar mampu membedakan huruf atau bacaan yang harus dibaca panjang dengan bacaan yang dibaca pendek sesuai kaidah yang dipelajari.
Dalam praktiknya, peserta membaca secara bergantian, kemudian penyuluh menyimak dan memberikan koreksi apabila terdapat bacaan yang kurang tepat. Peserta juga diarahkan untuk mengulangi bacaan hingga benar dan lebih lancar.
“Belajar membaca Al-Qur’an bukan hanya mengejar cepat selesai, tetapi bagaimana setiap huruf dibaca dengan tepat. Kalau bacaannya panjang, dibaca panjang, dan yang pendek tetap dibaca pendek,” ujar Siti Rodiatul Kholidawati dalam memberikan motivasi kepada peserta.
Menurutnya, ketelitian sejak belajar Iqro sangat penting sebagai dasar untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada tahap berikutnya. Dengan latihan yang rutin, peserta diharapkan semakin percaya diri dan terbiasa membaca dengan memperhatikan ketepatan makhraj serta panjang-pendek bacaan.
Ibu-Ibu MT Al Arofah tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembelajaran. Kesalahan dalam membaca tidak menjadi hambatan, melainkan kesempatan untuk memperbaiki dan mengulang hingga bacaan semakin baik.
Bimbingan tersebut menjadi bagian dari upaya PAI KUA Kecamatan Curup Utara dalam meningkatkan kemampuan literasi Al-Qur’an masyarakat. Pembelajaran yang dilakukan secara bertahap, sabar, dan berkelanjutan diharapkan dapat melahirkan generasi masyarakat yang semakin dekat dengan Al-Qur’an serta mampu membacanya dengan baik dan benar.
Baca, ulangi, perbaiki, dan lancarkan! Semangat Ibu-Ibu MT Al Arofah menjadi bukti bahwa belajar Al-Qur’an tidak mengenal kata terlambat. Setiap huruf yang dipelajari dan diperbaiki menjadi langkah berharga menuju bacaan Al-Qur’an yang lebih tartil dan berkualitas.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslamBergerak#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



