Setiap Panjang Ada Ukurannya! PAI KUA Curup Utara Ajarkan Bacaan Mad di Iqro 2 MT Al Arofah
Rejang Lebong (Humas) — Suasana pembelajaran Al-Qur’an berlangsung penuh semangat di Majelis Taklim (MT) Al Arofah. Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Utara, Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I., memberikan bimbingan penyuluhan kepada ibu-ibu MT Al Arofah dalam melanjutkan pembelajaran Iqro 2, khususnya materi bacaan mad atau bacaan panjang, sabtu (15/8).
Dalam bimbingan tersebut, Siti Rodiatul Kholidawati mengingatkan para peserta bahwa membaca Al-Qur’an tidak hanya dituntut lancar, tetapi juga harus memperhatikan ketepatan panjang dan pendek setiap bacaan. Materi difokuskan pada pembelajaran Iqro 2 halaman 22 sebagai lanjutan latihan membaca sekaligus mengenali bacaan yang harus dipanjangkan.
“Setiap panjang ada ukurannya. Jangan sampai bacaan yang seharusnya panjang justru dibaca pendek, begitu juga sebaliknya,” ujar Siti saat memberikan bimbingan.
Para ibu-ibu MT Al Arofah kemudian mengikuti latihan membaca secara bergantian. Setiap bacaan diperhatikan dengan saksama, terutama pada bagian yang mengandung mad. Jika masih terdapat kesalahan dalam pengucapan atau panjang pendek bacaan, peserta diarahkan untuk mengulangi hingga lebih tepat.
Menurut Siti, pembiasaan membaca dengan memperhatikan mad sejak belajar Iqro sangat penting sebagai dasar untuk meningkatkan kualitas membaca Al-Qur’an. Dengan latihan yang rutin, peserta diharapkan semakin terbiasa membedakan bacaan pendek dan bacaan panjang serta mampu menerapkannya ketika membaca Al-Qur’an.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya PAI KUA Kecamatan Curup Utara dalam meningkatkan kemampuan baca Al-Qur’an di tengah masyarakat. Bimbingan dilakukan secara bertahap agar peserta tidak hanya mengejar kelancaran, tetapi juga memahami kaidah dasar membaca Al-Qur’an dengan benar.
Semangat ibu-ibu MT Al Arofah dalam mengikuti pembelajaran menjadi motivasi tersendiri. Dengan terus membaca, mengulangi, memperbaiki, dan memahami panjang pendek bacaan, kemampuan mereka diharapkan semakin meningkat.
“Belajar Iqro bukan sekadar sampai lancar, tetapi bagaimana setiap huruf dan bacaannya dapat dilafalkan dengan tepat,” pungkas Siti.
Melalui bimbingan yang berkelanjutan ini, PAI KUA Kecamatan Curup Utara terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan kualitas membaca Al-Qur’an, dimulai dari dasar yang benar, latihan yang konsisten, dan semangat belajar yang tidak pernah berhenti.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslamBergerak#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



