Matangkan Persiapan BRUS, PAI Curup Tengah Sambangi MAN Rejang Lebong
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka mematangkan persiapan pelaksanaan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Tengah, Siti Robi’ah, S.Pd.I, Mariyati, S.Pd.I dan Wawan Miharjo, S.Pd.I melakukan kunjungan koordinasi ke MAN Rejang Lebong, Senin (18/8). Kunjungan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan pelaksanaan BRUS berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi para peserta didik.
Kedatangan PAI Curup Tengah disambut baik oleh pihak MAN Rejang Lebong. Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk membahas berbagai persiapan teknis, mulai dari waktu pelaksanaan, sasaran peserta, materi bimbingan, hingga teknis kegiatan di lapangan.
PAI Curup Tengah, Wawan Miharjo, S.Pd.I menyampaikan bahwa BRUS merupakan salah satu upaya memberikan pembinaan kepada remaja agar memiliki pemahaman yang baik dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Remaja usia sekolah perlu mendapatkan pendampingan yang tepat agar mampu mengambil keputusan secara bijak dan bertanggung jawab.
“BRUS menjadi ruang bagi kita untuk memberikan penguatan kepada remaja, baik dari sisi keagamaan, karakter, maupun kesiapan menghadapi kehidupan. Karena itu, persiapannya perlu dilakukan dengan baik agar materi yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka,” ungkap Wawan.
Dalam koordinasi tersebut, Siti Robi’ah, S.Pd.I juga menekankan pentingnya sinergi antara KUA dan lembaga pendidikan. Kolaborasi ini dinilai penting karena sekolah merupakan salah satu lingkungan utama dalam pembentukan karakter generasi muda.
Melalui BRUS, para siswa nantinya akan mendapatkan pembekalan mengenai berbagai aspek kehidupan remaja. Materi diharapkan dapat membantu mereka memahami pentingnya menjaga pergaulan, membangun karakter positif, meningkatkan ketahanan diri, serta memiliki perencanaan masa depan yang lebih baik.
Pihak MAN Rejang Lebong menyambut positif rencana pelaksanaan BRUS dan siap mendukung kegiatan tersebut. Sinergi antara PAI KUA Curup Tengah dengan pihak madrasah diharapkan dapat menciptakan kegiatan pembinaan yang komunikatif, edukatif, dan sesuai dengan kondisi remaja saat ini.
Sementara, Mariyati, S.Pd.I menambahkan bahwa pembinaan remaja tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak, terutama keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat, agar pesan-pesan keagamaan dan pembentukan karakter dapat berjalan secara berkesinambungan.
“Remaja adalah generasi penerus. Kita ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang memiliki iman, karakter, wawasan, dan mampu bertanggung jawab terhadap masa depannya. BRUS merupakan salah satu ikhtiar untuk mewujudkan hal tersebut,” tambahnya.
Kunjungan koordinasi ke MAN Rejang Lebong tersebut diharapkan dapat semakin mematangkan pelaksanaan BRUS. Dengan persiapan yang baik dan dukungan semua pihak, kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan bekal positif bagi para siswa dalam menghadapi tantangan kehidupan serta menjadi generasi yang berkualitas dan berakhlak mulia.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



