Bimwin Satu Pasang Catin, ASN KUA Curup Tengah Tekankan Pentingnya Keterbukaan dalam Rumah Tangga
Rejang Lebong (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Tengah kembali memberikan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) kepada calon pengantin (catin). Kali ini, kegiatan diikuti oleh satu pasangan calon pengantin sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan rumah tangga yang harmonis, kokoh, dan penuh tanggung jawab di Aula KUA Curup Tengah, Selasa (18/8).
Dalam kegiatan tersebut, ASN KUA Curup Tengah, Emilia Contesa, S.Pd menekankan pentingnya keterbukaan antara suami dan istri dalam membangun kehidupan rumah tangga. Keterbukaan dinilai menjadi salah satu fondasi penting untuk menciptakan komunikasi yang sehat sekaligus mencegah munculnya kesalahpahaman dalam keluarga.
Emilia Contesa menjelaskan bahwa kehidupan rumah tangga tidak selalu berjalan sesuai dengan harapan. Setiap pasangan tentu akan menghadapi perbedaan karakter, kebiasaan, pola pikir, maupun persoalan lainnya. Karena itu, kemampuan berkomunikasi secara terbuka dan saling mendengarkan sangat diperlukan.
“Dalam rumah tangga, jangan membiasakan menyimpan masalah sendiri. Suami dan istri harus mampu terbuka, saling mendengarkan, dan mencari solusi bersama. Keterbukaan akan membantu pasangan memahami kondisi dan kebutuhan satu sama lain,” Tegasnya.
Para calon pengantin juga diberikan pemahaman bahwa keterbukaan harus dibangun dengan tetap menjaga adab dan sikap saling menghargai. Komunikasi yang baik bukan berarti bebas berkata-kata tanpa mempertimbangkan perasaan pasangan, melainkan menyampaikan sesuatu secara jujur, santun, dan bertanggung jawab.
Menurut Emilia, keterbukaan juga sangat penting dalam mengelola persoalan ekonomi keluarga. Suami dan istri perlu membicarakan kondisi keuangan, kebutuhan rumah tangga, prioritas pengeluaran, serta rencana masa depan secara bersama-sama.
Selain persoalan finansial, keterbukaan juga diperlukan dalam hal hubungan dengan keluarga besar, pengasuhan anak, pekerjaan, maupun persoalan sosial lainnya. Dengan komunikasi yang terbuka, pasangan dapat mengambil keputusan secara bersama dan menghindari munculnya prasangka.
Kegiatan Bimwin juga mengingatkan calon pengantin bahwa pernikahan bukan hanya tentang menyatukan dua orang, tetapi juga menyatukan dua karakter, dua kebiasaan, dan dua latar belakang keluarga. Oleh karena itu, sikap saling memahami, menghargai, dan menerima kekurangan pasangan menjadi bagian penting dalam membangun keluarga sakinah.
Sementara, Kepala KUA Curup Tengah, H. Bulkis, S.Th.I.,MHI berharap bekal yang diberikan melalui Bimwin dapat menjadi pegangan bagi pasangan calon pengantin dalam menjalani kehidupan setelah akad nikah. Bimbingan tersebut diharapkan mampu membangun kesiapan mental, spiritual, dan sosial sehingga pasangan dapat menghadapi berbagai dinamika rumah tangga dengan bijaksana.
“Pernikahan adalah ibadah sekaligus amanah. Jangan hanya mempersiapkan acara pernikahannya, tetapi persiapkan juga diri untuk menjalani kehidupan setelah pernikahan. Bangun komunikasi, jaga kepercayaan, dan biasakan menyelesaikan masalah bersama,” pesannya.
Melalui pelaksanaan Bimwin secara berkelanjutan, KUA Curup Tengah berkomitmen membantu calon pengantin mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang berkualitas. Dengan bekal pengetahuan dan kesiapan yang baik, diharapkan setiap pasangan mampu membangun keluarga yang harmonis, saling menguatkan, dan menjadi keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PLOKUACurupTengah#SiapBersinergidanMelayaniUmmat#
From : KUA Curup Tengah



