Setiap Anak Punya Bakat, MTsN 2 Rejang Lebong Tanamkan Semangat Pantang Menyerah kepada Siswa
Rejang Lebong, (Humas) – Setiap siswa memiliki potensi yang berbeda dan membutuhkan proses untuk mengembangkannya. Pesan tersebut disampaikan Waka Akademik MTsN 2 Rejang Lebong, Apriliandi, M.Pd., Gr., saat memberikan motivasi kepada seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX setelah pelaksanaan salat duha pada Selasa (18/8) di Mushola MTsN 2 Rejang Lebong.
Dalam kesempatan tersebut, siswa diajak untuk lebih mengenali minat dan bakat yang ada dalam diri masing-masing. Menurutnya, setiap anak memiliki keunikan dan kemampuan yang berbeda sehingga tidak perlu merasa rendah diri hanya karena belum menemukan bidang yang menjadi kelebihannya.
Pengembangan bakat juga tidak dapat dilakukan secara instan. Kemampuan seseorang perlu diasah melalui proses, latihan, pengalaman, dan kemauan untuk terus belajar. Karena itu, siswa diingatkan agar tidak mudah menyerah ketika belum mendapatkan hasil yang diharapkan.
Pesan tersebut juga diarahkan pada pentingnya saling menghargai antarsiswa. Perbedaan kemampuan tidak seharusnya menjadi alasan untuk merendahkan atau menghina teman yang belum menunjukkan prestasinya.
Siswa yang saat ini belum terlihat memiliki bakat tertentu bukan berarti tidak memiliki kemampuan. Bisa jadi, mereka masih membutuhkan waktu untuk menemukan bidang yang diminati dan kesempatan untuk menunjukkan potensi tersebut.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., M.M., mendukung kegiatan pembinaan karakter dan motivasi yang diberikan kepada siswa. Pembinaan seperti ini menjadi bagian penting dalam membantu siswa membangun kepercayaan diri sekaligus menciptakan lingkungan madrasah yang saling menghargai.
Kegiatan setelah salat duha tersebut tidak hanya menjadi ruang untuk memberikan motivasi, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk melakukan refleksi terhadap dirinya sendiri. Setiap siswa didorong untuk bertanya kepada diri sendiri mengenai hal yang disukai, kemampuan yang ingin dikembangkan, dan usaha yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan.
Nilai penting yang ditanamkan adalah bahwa setiap anak memiliki waktunya masing-masing untuk berkembang. Ada yang cepat menemukan bakatnya, ada pula yang membutuhkan proses lebih panjang. Keduanya tetap memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berhasil.
Sikap saling menghargai juga perlu dibangun sejak lingkungan madrasah. Ketika siswa mampu memberikan dukungan kepada teman, mereka tidak hanya menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang memiliki empati dan kepedulian terhadap orang lain.
Melalui motivasi tersebut, siswa MTsN 2 Rejang Lebong diharapkan berani mencoba berbagai hal positif, tidak takut gagal, serta terus mengembangkan kemampuan yang dimiliki.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



