Semarak Maulid Nabi, Penyuluh Agama Islam KUA Curup Isi Pengajian BKMT di Masjid Agung Baitul Makmur
Rejang Lebong, (Humas) — Semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW kembali menggema di tengah masyarakat Kabupaten Rejang Lebong. Bertempat di Masjid Agung Baitul Makmur, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Curup turut mengisi kegiatan pengajian yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT). (16/8)
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh nuansa religius. Para jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian acara sebagai momentum untuk kembali mengingat perjuangan, keteladanan, serta kemuliaan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam membangun kehidupan umat yang beriman, harmonis dan penuh kasih sayang.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Curup menyampaikan tausiah yang mengajak jamaah untuk tidak sekadar memperingati kelahiran Rasulullah SAW secara seremonial, tetapi juga menjadikan akhlak Rasulullah sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian terhadap sesama, serta keteguhan dalam menjalankan ajaran Islam menjadi pesan penting yang disampaikan kepada para peserta pengajian. Rasulullah SAW merupakan sosok yang tidak hanya menjadi teladan dalam beribadah, tetapi juga dalam membangun hubungan yang baik dengan keluarga, masyarakat dan seluruh umat manusia.
Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum bagi jamaah BKMT untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah. Melalui kegiatan pengajian secara rutin, diharapkan majelis taklim tidak hanya menjadi tempat menambah wawasan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Penyuluh Agama Islam KUA Curup terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan keagamaan, pembinaan majelis taklim, penyuluhan serta berbagai program yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama.
Kehadiran Penyuluh Agama dalam kegiatan BKMT sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini menjadi bukti nyata bahwa peran penyuluh tidak hanya berlangsung di ruang kantor, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, seluruh jamaah diajak untuk bersama-sama memperbanyak shalawat, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW dan menerapkan sunnah serta akhlak mulia beliau dalam kehidupan keluarga maupun bermasyarakat. Dengan semangat Maulid Nabi, diharapkan lahir masyarakat yang semakin religius, rukun dan peduli, serta mampu menjadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam mewujudkan kehidupan yang damai dan penuh keberkahan.
(Lidya /Edwinsya)Hastag : #KUAhebat #KUAkeren #PenyuluhBergerak
From : KUA Curup


.jpg)
.jpg)