Peringatan Maulid Nabi, Ketua Pokjaluh Kemenag Rejang Lebong Tekankan Pentingnya Meneladani Akhlak Rasulullah
Rejang Lebong (HUMAS) — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat dan penuh suasana kebersamaan di Masjid Islamiyah, Kelurahan Talang Benih, Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Selasa (18/8). Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 250 jamaah, termasuk kaum bapak, majelis taklim (MT) se-Kelurahan Talang Benih, serta masyarakat dan undangan dari lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan lantunan selawat yang dibawakan oleh Majelis Taklim Islamiyah. Suasana semakin khidmat ketika jamaah bersama-sama mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk mengenang kelahiran sekaligus meneladani kehidupan Rasulullah Muhammad SAW.
Dalam sambutannya, Ketua Pengajian menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh majelis taklim yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada pengurus Masjid Islamiyah serta penceramah yang telah berkenan memberikan tausiah dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Hadir sebagai penceramah, H. Irsan Sidik, S.Ag., M.H., yang juga merupakan Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong. Dalam tausiah yang disampaikannya, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menerapkan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Irsan menjelaskan bahwa Rasulullah SAW merupakan suri teladan terbaik bagi umat Islam. Keteladanan tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai aspek kehidupan, mulai dari kehidupan keluarga, hubungan antara suami dan istri, hingga pola mendidik dan menyayangi anak-anak.
Menurutnya, akhlak yang baik juga harus diwujudkan dalam hubungan manusia dengan Allah SWT, yakni dengan senantiasa menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketaatan kepada Allah menjadi landasan utama dalam membentuk pribadi yang memiliki akhlak mulia.
Selain itu, jamaah juga diajak untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Sikap saling menyayangi, menghormati, membantu, serta menjaga kepedulian terhadap lingkungan sekitar merupakan bagian penting dari ajaran yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Ia juga mengingatkan jamaah agar menjauhi permusuhan, perselisihan, dan sikap saling menyakiti. Sebaliknya, umat Islam hendaknya membangun kehidupan yang harmonis dengan mengedepankan persaudaraan, kasih sayang, serta sikap saling memaafkan.
“Peringatan Maulid Nabi hendaknya menjadi momentum bagi kita untuk semakin mengenal, mencintai, dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Keteladanan tersebut harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, dalam beribadah kepada Allah SWT, maupun dalam hubungan dengan sesama,” pesan Irsan .
Kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Islamiyah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kecintaan jamaah kepada Rasulullah SAW serta mendorong terwujudnya kehidupan masyarakat yang semakin religius, rukun, dan harmonis.
Melalui momentum Maulid Nabi, seluruh jamaah diajak untuk tidak hanya mengenang sejarah kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadikan akhlak dan keteladanan beliau sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang penuh keimanan, persaudaraan, dan kasih sayang.
(Prada/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag

.jpg)
