Kepala Madrasah Aliyah Darul Maarif NU Rejang Lebong Membersamai Deklarasi Pesantrenku Aman dan Penguatan Digdaya Pesantren
Rejang Lebong, (Humas) — Komitmen mewujudkan lingkungan pesantren yang aman, nyaman, tertib, dan ramah bagi seluruh warga pesantren terus diperkuat. Hal tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Kepala Madrasah Aliyah (MA) Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dedi Priyanto, S.E., M.E.Gr., dalam kegiatan Deklarasi Pesantrenku Aman yang digelar bersama sejumlah pondok pesantren di Provinsi Bengkulu di Pondok Pesantren Sentot Alibasya, Kota Bengkulu, Rabu (13/8).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun kesadaran dan komitmen seluruh unsur pesantren dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, kondusif, serta memberikan perlindungan kepada para santri selama menjalani proses pendidikan.
Deklarasi diikuti oleh pengasuh pesantren, dewan asatidz, operator EMIS, serta unsur pengelola pesantren dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu. Selain prosesi deklarasi, kegiatan juga diisi dengan bimbingan dan penguatan terkait program Pesantrenku Aman yang disampaikan langsung oleh pemateri dari tingkat pusat.
Kepala MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dedi Priyanto, menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan di lingkungan pesantren merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan pesantren.
“Pesantren bukan hanya tempat untuk menuntut ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter dan akhlak santri. Karena itu, lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif harus menjadi komitmen bersama. Melalui Pesantrenku Aman, kita berharap seluruh warga pesantren semakin memiliki kesadaran untuk menjaga, melindungi, dan menciptakan lingkungan pendidikan yang baik bagi para santri,” ungkap Dedi.
Menurutnya, terwujudnya pesantren yang aman tidak hanya bergantung pada kebijakan dan aturan, tetapi membutuhkan kepedulian, keteladanan, serta kolaborasi dari seluruh elemen pesantren. Pengasuh, guru, tenaga kependidikan, operator, santri, maupun seluruh pengelola memiliki peran dalam menciptakan budaya pendidikan yang sehat dan saling menghargai.
Di sisi lain, Dedi juga menyoroti pentingnya transformasi digital dalam mendukung tata kelola pesantren. Menurutnya, kehadiran Digdaya Pesantren dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun sistem pengelolaan pesantren yang lebih tertib, efektif, terintegrasi, dan profesional.
“Digdaya Pesantren diharapkan tidak hanya menjadi aplikasi untuk pengelolaan data, tetapi menjadi bagian dari upaya kita membangun tata kelola pesantren yang lebih efektif, tertib, dan profesional. Dengan kolaborasi antara madrasah, pesantren, operator, dan Nahdlatul Ulama, insyaallah pengelolaan pesantren dapat semakin baik dan mampu mengikuti perkembangan zaman,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, Dedi Priyanto juga turut berperan sebagai Operator Digdaya PCNU Rejang Lebong. Sementara itu, pengelolaan Digdaya Pesantren di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong turut diperkuat oleh operator EMIS Madrasah Aliyah yang juga menjalankan tugas sebagai operator pesantren.
Keterlibatan tersebut menjadi bentuk nyata sinergi antara madrasah, pesantren, dan Nahdlatul Ulama dalam mendorong penguatan tata kelola kelembagaan berbasis digital. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi langkah strategis dalam mendukung pengelolaan pendidikan pesantren yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tuntutan tata kelola modern.
Program Pesantrenku Aman diharapkan tidak berhenti pada deklarasi semata, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren. Seluruh elemen pesantren diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya pencegahan berbagai bentuk kekerasan, perlindungan terhadap santri, serta penciptaan ruang pendidikan yang aman dan nyaman.
Bagi Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan pesantren. Nilai-nilai keislaman, kepesantrenan, profesionalisme, serta pemanfaatan teknologi terus didorong berjalan beriringan.
Melalui semangat Pesantrenku Aman, Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong berkomitmen untuk terus bergerak bersama mewujudkan lingkungan pesantren yang aman, berdaya, modern, profesional, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
(Dwi Ayu/Edwinsya)Hastag : #PesantrenkuAman #DigdayaPesantren #DarulMaarifNU #PCNURejangLebong #NU #PesantrenHebat #SantriHebat
From : MA Darul Maarif NU



