Tanamkan Kepedulian Lingkungan, Santri Madrasah Aliyah Darul Maarif NU Belajar Menjaga Kebersihan dan Mengatasi Sampah
Rejang Lebong, (Humas) — Kepedulian terhadap lingkungan terus ditanamkan kepada santri Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong. Tidak hanya melalui pembelajaran di dalam kelas, pendidikan kepedulian lingkungan juga diwujudkan melalui kegiatan nyata, salah satunya menjaga kebersihan lingkungan pesantren dan madrasah. (19/8)
Dalam kegiatan tersebut, santri diajak untuk terlibat langsung membersihkan lingkungan, termasuk menyapu halaman dan mengelola sampah yang ditemukan di sekitar area madrasah. Kegiatan sederhana ini menjadi bagian dari pembentukan karakter agar santri memiliki kesadaran bahwa kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.
Santri juga diarahkan untuk tidak hanya melihat sampah sebagai sesuatu yang harus dibuang, tetapi sebagai permasalahan lingkungan yang membutuhkan solusi. Mereka didorong untuk memahami pentingnya mengurangi sampah, memilah sampah sesuai jenisnya, membuang sampah pada tempatnya, serta menjaga agar lingkungan tetap bersih dan sehat.
Waka Kurikulum Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dwi Ayu Wulandari, M.Pd.Gr., menyampaikan bahwa kepedulian lingkungan merupakan bagian penting dari pendidikan karakter santri.
“Kami ingin menanamkan kepada santri bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas petugas kebersihan, guru, atau pengelola pesantren, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Santri harus memiliki kepedulian dan mampu menjadi bagian dari solusi ketika menghadapi persoalan lingkungan, terutama masalah sampah.”
Menurutnya, kebiasaan menjaga kebersihan perlu dimulai dari hal-hal sederhana dan dilakukan secara konsisten.
“Ketika santri terbiasa memungut sampah, memilah, membuang pada tempatnya, dan menjaga lingkungan, sebenarnya mereka sedang belajar tentang tanggung jawab, disiplin, kepedulian, dan gotong royong. Harapannya kebiasaan tersebut tidak berhenti di lingkungan madrasah dan pesantren, tetapi juga diterapkan di rumah dan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi santri untuk belajar memecahkan masalah lingkungan secara nyata. Ketika sampah menjadi persoalan, santri diajak untuk berpikir mengenai penyebab, dampak, serta langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Dengan demikian, kepedulian lingkungan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui tindakan.
Melalui pembiasaan tersebut, Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong berupaya membentuk generasi santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan keagamaan, tetapi juga memiliki karakter peduli lingkungan, bertanggung jawab, disiplin, dan mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan sampah di masyarakat.
(ahmad/Edwinsya)Hastag : #PeduliLingkungan #SantriPeduliSampah #DarulMaarifNU #SantriHebat #MadrasahHebat #PesantrenHijau #JagaLingkungan
From : MA Darul Maarif NU



