Lomba Makan Kerupuk Beradab, MIN 1 Rejang Lebong Tanamkan Nilai Islami dalam Semarak HUT RI ke-81
Rejang Lebong (Humas) – Semarak peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong berlangsung meriah dengan beragam perlombaan yang melibatkan siswa-siswi serta tenaga pendidik. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah lomba makan kerupuk yang digelar di halaman madrasah pada Rabu (19/8). Berbeda dari perlombaan pada umumnya, kegiatan ini mengusung konsep edukatif dengan mengedepankan adab Islami saat makan.
Keunikan lomba tersebut terletak pada aturan yang diterapkan panitia. Jika biasanya peserta makan kerupuk sambil berdiri atau jongkok, kali ini seluruh peserta diwajibkan duduk dengan rapi selama perlombaan berlangsung. Aturan tersebut bukan tanpa alasan, melainkan sebagai upaya menanamkan nilai-nilai akhlak mulia kepada peserta didik agar tetap menjaga sopan santun dan etika, bahkan ketika mengikuti perlombaan yang bersifat hiburan.
Suasana perlombaan berlangsung penuh semangat dan keceriaan. Sorak sorai teman-teman serta para guru yang memberikan dukungan semakin menambah semarak kegiatan. Meski berlomba untuk menjadi yang tercepat menghabiskan kerupuk, para peserta tetap mematuhi aturan yang telah ditetapkan panitia. Hal ini menunjukkan bahwa kegembiraan dapat berjalan beriringan dengan pembiasaan karakter positif.
Koordinator Bidang Keagamaan sekaligus panitia kegiatan, Yansa Andresta, M.Pd, menjelaskan bahwa lomba makan kerupuk kali ini sengaja dirancang berbeda agar memiliki nilai pendidikan karakter. Menurutnya, setiap kegiatan di madrasah harus mampu memberikan pembelajaran yang bermanfaat bagi peserta didik.
“Kami ingin anak-anak belajar bahwa dalam setiap tindakan, termasuk saat bersenang-senang, tetap harus menjaga akhlak yang baik sesuai dengan ajaran agama. Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami berharap nilai-nilai adab dapat tertanam dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yansa.
Senada dengan itu, Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, mengapresiasi kreativitas panitia yang mampu menggabungkan unsur hiburan dengan pendidikan karakter. Ia menilai bahwa pembentukan akhlak tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga dapat diterapkan melalui berbagai kegiatan yang menyenangkan bagi siswa.
“Perlombaan ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas. Anak-anak tidak hanya belajar tentang semangat kebersamaan dan sportivitas, tetapi juga membiasakan diri menjaga adab ketika makan. Semoga kebiasaan baik ini terus mereka bawa dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Mufidatul Chairi.
Salah seorang peserta lomba, Raffasya, siswa kelas 2B, mengaku sangat senang mengikuti perlombaan tersebut. Menurutnya, aturan duduk saat makan kerupuk membuat lomba terasa berbeda namun tetap seru. “Saya senang ikut lomba ini. Walaupun harus duduk, tetap seru dan saya jadi ingat kalau makan harus dengan sopan,” ungkap Raffasya dengan penuh antusias.
Melalui lomba makan kerupuk yang dikemas secara edukatif, MIN 1 Rejang Lebong kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia. Semangat kemerdekaan yang dipadukan dengan pembiasaan adab Islami diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang santun, disiplin, serta mencerminkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



