Pembinaan di MTs Baitul Makmur, Kakan Kemenag Rejang Lebong Dorong Penguatan Mutu dan Tata Kelola Madrasah
Rejang Lebong (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Rahman Umar, S.Ag., M.Pd.I., melakukan pembinaan kepada kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, serta tenaga kependidikan di MTs Baitul Makmur Curup, Rabu (19/8).
Kegiatan pembinaan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh warga madrasah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta memastikan seluruh data dan informasi madrasah terkelola secara akurat dan mutakhir.
Dalam arahannya, Kakan Kemenag Rejang Lebong menegaskan bahwa madrasah harus senantiasa mempertahankan dan meningkatkan kualitas maupun kuantitasnya. Menurutnya, kemajuan madrasah tidak hanya diukur dari jumlah peserta didik, tetapi juga dari mutu pembelajaran, kualitas tenaga pendidik dan kependidikan, kelengkapan sarana prasarana, serta berbagai prestasi yang berhasil diraih.
“Kualitas dan kuantitas madrasah harus terus kita pertahankan dan tingkatkan. Jangan sampai kita hanya mempertahankan apa yang sudah ada, tetapi harus terus melakukan inovasi dan perbaikan agar madrasah semakin dipercaya dan diminati masyarakat,” ujar Rahman.
Ia juga mengingatkan jajaran MTs Baitul Makmur Curup agar memberikan perhatian serius terhadap pengelolaan dan pembaruan data pada sistem EMIS (Education Management Information System). Data yang berkaitan dengan peserta didik, guru dan tenaga kependidikan, serta sarana dan prasarana harus diperbarui secara berkala dan dipastikan sesuai dengan kondisi riil di madrasah.
Menurutnya, akurasi data memiliki peran strategis dalam mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan di tingkat pusat. Data madrasah yang lengkap dan valid akan menjadi salah satu dasar bagi pemerintah dalam menentukan berbagai program serta bentuk dukungan dan bantuan yang dibutuhkan oleh satuan pendidikan.
“Data harus selalu diperbarui. Terutama data peserta didik, guru, tenaga kependidikan, dan sarana prasarana. Jangan sampai kondisi di lapangan sudah berubah, tetapi data yang ada masih menggunakan data lama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rahman meminta pihak madrasah untuk secara aktif memperbarui kondisi sarana dan prasarana, khususnya apabila terdapat fasilitas yang mengalami kerusakan atau membutuhkan penanganan. Pembaruan tersebut perlu dilakukan melalui aplikasi yang telah ditetapkan sehingga kondisi madrasah dapat terbaca dan diketahui oleh pihak terkait di tingkat pusat.
Ia menjelaskan, data sarana prasarana yang diperbarui secara tepat dan akurat dapat menjadi bahan pertimbangan dalam pemetaan kebutuhan madrasah. Dengan demikian, apabila terdapat program bantuan pemerintah, kondisi dan kebutuhan madrasah dapat lebih mudah diidentifikasi.
“Kalau ada sarana yang rusak, segera diperbarui datanya di aplikasi. Jangan hanya diketahui oleh kita di madrasah, tetapi harus tercatat dalam sistem sehingga dapat terbaca oleh pusat. Dengan begitu, kebutuhan madrasah bisa dipetakan dan peluang untuk mendapatkan bantuan juga dapat lebih terbuka,” jelasnya.
Selain pengelolaan data, Kakan Kemenag juga mendorong MTs Baitul Makmur Curup untuk meningkatkan publikasi berbagai kegiatan dan prestasi madrasah. Menurutnya, kegiatan positif yang dilaksanakan madrasah perlu disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk keterbukaan sekaligus sarana membangun citra positif lembaga pendidikan.
Publikasi, lanjutnya, tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan berbagai program, inovasi, prestasi peserta didik, kreativitas guru, serta kontribusi madrasah kepada masyarakat.
“Setiap kegiatan yang positif dan memberikan manfaat perlu dipublikasikan. Jangan sampai kegiatan dan prestasi yang sudah dilakukan hanya diketahui oleh warga madrasah sendiri. Masyarakat juga perlu mengetahui bahwa madrasah memiliki banyak kegiatan dan prestasi yang membanggakan,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh jajaran MTs Baitul Makmur Curup dapat bekerja secara bersama-sama dalam membangun madrasah yang berkualitas, adaptif, tertib administrasi, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Kakan Kemenag juga menekankan pentingnya sinergi antara kepala madrasah, wakil kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan. Menurutnya, peningkatan mutu madrasah tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama dan komitmen seluruh unsur yang ada di dalamnya.
Melalui pembinaan tersebut, diharapkan MTs Baitul Makmur Curup semakin mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperkuat tata kelola kelembagaan, menjaga validitas data, mengoptimalkan sarana prasarana, serta mengembangkan publikasi sebagai bagian dari penguatan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah.
Kegiatan pembinaan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta. Kehadiran Kakan Kemenag Rejang Lebong diharapkan semakin memperkuat semangat keluarga besar MTs Baitul Makmur Curup untuk terus berbenah dan menghadirkan pendidikan madrasah yang berkualitas, berdaya saing, serta berorientasi pada pelayanan terbaik bagi peserta didik dan masyarakat.
(Prada/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag


.jpg)