Membangun Landasan Keluarga Sakinah, KUA Curup Tengah Gelar Bimwin 2 Pasang Catin
Rejang Lebong (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Tengah kembali memberikan pembinaan kepada calon pengantin melalui kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin). Kegiatan yang diikuti oleh 2 pasang calon pengantin (catin) ini digelar sebagai bagian dari upaya mempersiapkan pasangan agar memiliki bekal yang cukup dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, warahmah di Aula KUA Curup Tengah, Kamis (20/8).
Bimwin menjadi salah satu layanan penting KUA dalam memberikan pemahaman kepada calon pengantin bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan dalam ikatan akad, tetapi juga merupakan ibadah dan amanah yang membutuhkan kesiapan lahir maupun batin.
Dalam pembinaan tersebut, calon pengantin diberikan pemahaman mengenai tujuan pernikahan dalam Islam, hak dan kewajiban suami istri, komunikasi dalam keluarga, pengelolaan konflik, hingga pentingnya membangun kehidupan rumah tangga yang dilandasi nilai-nilai agama.
PAI Curup Tengah, Wawan Miharjo, S.Pd.I menyampaikan bahwa keluarga sakinah tidak terbentuk secara otomatis setelah akad nikah. Keluarga yang harmonis membutuhkan proses panjang yang di dalamnya terdapat komitmen, kesabaran, saling memahami, serta kesediaan suami dan istri untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
“Pernikahan adalah perjalanan bersama. Suami dan istri harus mampu menjadi pasangan yang saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan. Perbedaan karakter dan pandangan merupakan hal yang wajar, sehingga komunikasi dan sikap saling menghargai menjadi kunci dalam menjaga keharmonisan rumah tangga,” jelasnya.
Selain materi tentang kehidupan keluarga, peserta juga diberikan wawasan mengenai pengelolaan ekonomi rumah tangga. Menurut pemateri, keterbukaan dalam mengatur keuangan merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan dan mencegah munculnya persoalan dalam keluarga.
Calon pengantin juga diajak memahami pentingnya kesiapan menjadi orang tua. Kehadiran anak nantinya bukan hanya menjadi kebahagiaan bagi pasangan, tetapi juga menghadirkan tanggung jawab besar dalam memberikan pendidikan, kasih sayang, perlindungan, serta keteladanan.
Kedua pasangan calon pengantin mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan seputar kehidupan pernikahan. Suasana pembinaan berlangsung interaktif sehingga peserta dapat memperoleh gambaran lebih konkret mengenai tantangan yang mungkin dihadapi setelah memasuki kehidupan berumah tangga.
Kepala KUA Curup Tengah, H. Bulkis, S.Th.I.,MHI, berharap kegiatan Bimwin dapat menjadi bekal berharga bagi calon pengantin sebelum memasuki kehidupan pernikahan. Dengan persiapan yang matang, pasangan diharapkan mampu membangun rumah tangga yang kokoh serta menyelesaikan setiap persoalan dengan cara yang bijaksana.
“Semoga ilmu yang diperoleh dalam Bimwin ini dapat diterapkan setelah menikah. Jadikan agama sebagai landasan, komunikasi sebagai jembatan, dan kasih sayang sebagai kekuatan dalam membangun keluarga,” pesan Bulkis.
Melalui kegiatan Bimwin yang dilaksanakan secara berkelanjutan, KUA Curup Tengah terus berkomitmen menghadirkan pembinaan pranikah yang berkualitas. Upaya tersebut diharapkan mampu melahirkan pasangan yang tidak hanya siap melaksanakan akad nikah, tetapi juga siap menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh tanggung jawab menuju keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
(Ebit/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam#KUACurupTengah#Berdaya#
From : KUA Curup Tengah



