Operator MIN 1 Rejang Lebong Ajak Guru Jadi Pelopor Transformasi AI melalui Program Duta GEMA AI
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka mendorong peningkatan kompetensi guru madrasah di bidang teknologi digital, Operator Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Aji Prayetno, M.Pd., menyosialisasikan sekaligus mengajak para guru untuk bergabung dalam program Duta GEMA AI (Gerakan Guru Madrasah Akrab AI). Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap transformasi digital dalam dunia pendidikan madrasah, khususnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran.
Hal tersebut disampaikan Aji Prayetno saat diwawancarai di ruang kerjanya pada Kamis (20/8). Ia menjelaskan bahwa program Duta GEMA AI menjadi salah satu kesempatan bagi guru madrasah untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi AI secara positif, kreatif, dan bertanggung jawab dalam mendukung kegiatan belajar mengajar.
“Kami mengajak para guru, khususnya guru madrasah, untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan mendaftarkan diri sebagai Duta GEMA AI. Program ini sangat baik untuk menambah pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan teknologi AI sehingga dapat diterapkan dalam pembelajaran di madrasah,” ujar Aji Prayetno.
Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut tenaga pendidik untuk terus beradaptasi. Kehadiran AI dapat menjadi salah satu sarana yang membantu guru dalam menyiapkan berbagai kebutuhan pembelajaran, mulai dari mencari ide pembelajaran, menyusun materi, membuat aktivitas yang lebih menarik, hingga membantu mengembangkan strategi pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Aji menambahkan bahwa GEMA AI merupakan program resmi dari Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah Kementerian Agama Republik Indonesia yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Google for Education dan Websis for Edu. Program tersebut dirancang untuk memperkenalkan dan melatih guru madrasah agar semakin akrab dengan teknologi kecerdasan buatan serta mampu menggunakannya secara efektif dalam mendukung tugas profesional sebagai pendidik.
“Harapannya, melalui GEMA AI ini akan semakin banyak guru madrasah yang tidak hanya mengenal AI, tetapi juga mampu menggunakannya secara bijak dan produktif. Guru dapat menjadi pelopor transformasi AI di lingkungan madrasah maupun di provinsinya masing-masing,” lanjutnya.
Program GEMA AI juga memberikan kesempatan kepada guru untuk mengenal berbagai teknologi AI yang dapat dimanfaatkan dalam dunia pendidikan, termasuk Gemini Academy. Pemanfaatan teknologi tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan proses pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman, tanpa mengesampingkan peran penting guru sebagai pendidik dan pembimbing peserta didik.
Lebih lanjut, Aji mengimbau kepada para guru yang berminat untuk segera mengikuti proses pendaftaran secara daring. Pendaftaran Duta GEMA AI dapat dilakukan melalui tautan resmi yang telah disosialisasikan, yaitu [https://bit.ly/4g0YZF9](https://bit.ly/4g0YZF9). Ia berharap para guru MIN 1 Rejang Lebong maupun guru madrasah lainnya dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapan menghadapi era transformasi digital.
“Mari kita bersama-sama menjadi bagian dari perubahan. Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mari menjadi guru yang mampu memanfaatkan AI untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik,” pungkas Aji.
Dengan adanya sosialisasi ini, MIN 1 Rejang Lebong diharapkan dapat turut berkontribusi dalam memperkuat ekosistem pendidikan berbasis teknologi di lingkungan madrasah. Keikutsertaan guru dalam program Duta GEMA AI juga diharapkan mampu melahirkan lebih banyak pendidik yang adaptif, inovatif, dan siap menjadi pelopor pemanfaatan kecerdasan buatan untuk kemajuan pendidikan madrasah di Provinsi Bengkulu.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1



