Malam Jumat Santri, Perkuat Kecintaan kepada Al-Qur’an dan Latihan Kepemimpinan
Rejang Lebong, (Humas) - Malam Jumat menjadi salah satu waktu yang dimanfaatkan santri Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong untuk mengikuti kegiatan keagamaan di masjid pondok pesantren. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan santri dalam memperdalam ilmu agama, mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an (21/8).
Para santri mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, mulai dari membaca dan mempelajari Al-Qur’an hingga mengikuti Yasin, tahlil, dan doa bersama. Tidak hanya menjadi peserta, para santri juga diberikan kesempatan untuk berlatih memimpin Yasin, tahlil, dan doa secara bergantian.
Pembiasaan tersebut menjadi sarana untuk melatih keberanian dan rasa percaya diri santri. Mereka belajar tampil di hadapan jamaah, memimpin kegiatan dengan tertib, serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Keterampilan ini diharapkan dapat menjadi bekal ketika santri nantinya terjun dan berperan di tengah masyarakat.
Waka Kurikulum sekaligus Pembina Santri Putri Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dwi Ayu Wulandari, M.Pd.Gr., menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan malam Jumat memiliki makna penting dalam membentuk karakter dan kemampuan santri.
“Kami sangat mendukung dan memberikan ruang kepada para santri untuk aktif mengikuti kegiatan keagamaan di masjid. Kegiatan ini bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga menjadi proses pembelajaran bagi santri untuk mencintai Al-Qur’an, memahami nilai-nilai keagamaan, serta belajar tampil dan memimpin. Kami ingin santri putri memiliki keberanian, kepercayaan diri, dan kemampuan untuk mengambil peran ketika nanti berada di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Dwi Ayu menambahkan bahwa pembinaan seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pembiasaan. Dengan dukungan dari madrasah, pesantren, pembina, dan dewan guru, santri diharapkan dapat tumbuh menjadi pribadi yang religius, mandiri, bertanggung jawab, serta mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh.
“Harapannya, apa yang mereka latih di pesantren dan madrasah hari ini dapat menjadi bekal untuk kehidupan mereka di masa depan. Ketika mereka diminta memimpin Yasin, tahlil, atau doa di masyarakat, mereka sudah memiliki pengalaman dan keberanian untuk melaksanakannya,” tambahnya.
Melalui kegiatan malam Jumat, Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga membangun keimanan, kecintaan kepada Al-Qur’an, keterampilan kepemimpinan, dan kesiapan santri untuk mengabdi kepada masyarakat.
(Dedi/Edwinsya)Hastag : #MalamJumat #SantriCintaAlQuran #YasinTahlil #SantriPutri #SantriReligius #LatihanKepemimpinan #PembinaanSantri #MadrasahHebat #MADarulMaarifNU #DarulMaarifNU
From : MA Darul Maarif NU

_(1)_(2).jpg)

