Maulid Nabi di MAN Rejang Lebong Teladani Akhlak Rasullullah Membangun Generasi Islami Untuk merawat Indonesia
Rejang Lebong (Humas) – Suasana khidmat dan meriah menyelimuti Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Rejang Lebong dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (24/8) ini tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga momentum strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia demi masa depan Indonesia.
Acara yang digelar di halaman madrasah ini berlangsung lancar dengan dimeriahkan oleh rangkaian pertunjukan religi, termasuk pembacaan salawat bersama, lantunan lagu-lagu Islami, serta penampilan grup Hadroh (Hadro) khas MAN Rejang Lebong. Kehadiran para siswa yang antusias turut menambah semarak peringatan hari kelahiran Baginda Rasulullah tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala MAN Rejang Lebong, Yusrijal, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sarana introspeksi dan penguatan iman. Ia mengajak seluruh siswa untuk menjadikan peristiwa ini sebagai landasan dalam meneladani akhlak Rasulullah SAW.
"Kita memperingati Maulid Nabi agar dapat mencontoh sifat-sifat mulia Baginda Nabi. Inilah bekal utama untuk menciptakan generasi Islami yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral. Kami berharap siswa-siswi MAN Rejang Lebong menjadi penerus bangsa yang mampu 'merawat Indonesia' dengan nilai-nilai kebaikan," ujar Yusrijal dalam pidatonya.
Ia juga mengimbau para peserta didik untuk mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh suka cita dan serius, demi mengambil manfaat sebesar-besarnya. "Ikuti dengan hati, ambil pelajaran untuk diri sendiri, dan sebarkan kebaikan itu kepada orang banyak," tambahnya.
Mengusung tema "Mencintai Rasulullah, Meneladani Akhlaknya, Merawat Indonesia", panitia menghadirkan penceramah kondang, Ustad Irsan Sidik. Dalam tausiahnya, Ustad Irsan menyampaikan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan secara nyata, bukan hanya dengan ucapan, tetapi melalui perilaku sehari-hari.
"Meneladani Rasulullah adalah dengan membiasakan diri berakhlak terpuji, seperti jujur, amanah, dan peduli terhadap sesama. Jika sifat-sifat ini melekat pada diri siswa, maka otomatis mereka akan menjadi generasi yang berkontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya. Inilah bentuk nyata merawat Indonesia," jelas Ustad Irsan di hadapan ratusan siswa.
Ia juga menekankan pentingnya mengaplikasikan sunnah Nabi dalam pergaulan di madrasah maupun di masyarakat, sehingga kebiasaan baik tersebut menjadi karakter permanen yang akan menemani mereka hingga dewasa.
Suasana semakin semarak dengan pertunjukan musik Islami yang merupakan ciri khas MAN Rejang Lebong. Lantunan syair yang berisi ajakan berbuat baik serta pujian kepada Nabi menghiasi jalannya acara, menciptakan atmosfer religius yang kental.
Sebagai puncak hiburan dan edukasi, panitia menyediakan sesi doorprize bagi siswa yang berani maju dan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar sirah Nabawiyah yang dilontarkan oleh penceramah. Antusiasme siswa terlihat tinggi, menandakan keberhasilan acara dalam menggabungkan unsur pendidikan, hiburan, dan keteladanan.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga siang hari itu ditutup dengan doa bersama, yang sekaligus mengokohkan komitmen warga madrasah untuk terus menebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil 'alamin di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
(julita/Edwinsya)Hastag : Selawat untuk Negeri, Teladan Nabi untuk Indonesia
From : MAN Rejang Lebong

.jpg)

