Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Kakan Kemenag Rejang Lebong Ajak Jajaran Jadikan Rasulullah Teladan dalam Kepemimpinan
Rejang Lebong (Humas) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah pada Rabu (26/8). Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh suasana religius tersebut dilaksanakan di Pendopo Kantor Kemenag Rejang Lebong dengan mengusung tema “Mencintai Rasulullah, Meneladani Akhlaknya, Merawat Indonesia.”
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong, Dr. H. Rahman Umar, S.Ag., M.Pd.I., Kasubbag Tata Usaha, para kepala seksi dan penyelenggara, Ketua DWP Kemenag Rejang Lebong beserta anggota, para Kepala KUA Kecamatan, Kepala Madrasah Negeri dan Swasta, Pokjawas, Pokjaluh, serta seluruh pegawai dan karyawan Kantor Kemenag Rejang Lebong.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kecintaan kepada Rasulullah sekaligus menghidupkan kembali nilai-nilai keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan Grup Al-Barzanji Kemenag Rejang Lebong. Lantunan pujian dan selawat kepada Nabi Muhammad SAW menciptakan suasana yang khidmat serta mengajak seluruh peserta untuk menghayati kembali perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW.
Setelah penampilan Al-Barzanji, kegiatan dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Rejang Lebong, Rahman Umar.
Dalam tausiyahnya, Rahman Umar mengangkat tema tentang konsep kepemimpinan Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, Rasulullah SAW merupakan sosok pemimpin yang memiliki keteladanan luar biasa, baik dalam memimpin umat, keluarga, maupun dalam membangun kehidupan sosial yang penuh keadilan, kejujuran, dan kasih sayang.
Rahman juga mengingatkan bahwa terdapat empat sifat utama Rasulullah SAW yang harus menjadi teladan bagi setiap umat Islam, khususnya bagi aparatur Kementerian Agama dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Nabi Muhammad mempunyai empat sifat, yaitu jujur, amanah atau dapat dipercaya, fatanah atau cerdas dan bijaksana, serta tabligh atau menyampaikan. Dan ini harus kita tiru, harus kita contoh dari beliau,” ungkap Rahman.
Ia menjelaskan, sifat siddiq mengajarkan umat untuk senantiasa berkata dan bertindak dengan penuh kejujuran. Sementara amanah mengandung pesan agar setiap tanggung jawab yang diberikan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Adapun fatanah mengajarkan pentingnya kecerdasan, kebijaksanaan, dan kemampuan mengambil keputusan secara tepat. Sedangkan tabligh mengajarkan keberanian dan tanggung jawab untuk menyampaikan kebenaran serta informasi yang baik kepada orang lain.
Menurut Rahman, keempat sifat tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Keteladanan Rasulullah SAW, lanjutnya, harus diwujudkan melalui sikap profesional, integritas, tanggung jawab, serta pelayanan yang tulus kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Rahman menyampaikan bahwa terdapat tiga hal penting yang perlu dilakukan umat Islam dalam menyambut dan memaknai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Ada tiga hal yang harus kita lakukan dalam menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW. Pertama, meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Kedua, meneladani akhlak Rasulullah SAW. Ketiga, membudayakan sunah Rasul dalam kehidupan kita,” ujar Rahman .
Ia menegaskan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan seremonial. Kecintaan tersebut harus dibuktikan dengan mengikuti ajaran, meneladani akhlak, serta menerapkan sunah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiah dan kebersamaan di lingkungan Kemenag Rejang Lebong. Kebersamaan tersebut penting untuk membangun semangat kerja yang solid dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan mengusung tema “Mencintai Rasulullah, Meneladani Akhlaknya, Merawat Indonesia”, kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di lingkungan Kemenag Rejang Lebong diharapkan mampu menumbuhkan semangat untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam setiap aspek kehidupan.
Melalui keteladanan Rasulullah SAW, keluarga besar Kemenag Rejang Lebong diharapkan semakin memperkuat integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga persaudaraan, serta berkontribusi dalam merawat persatuan dan kedamaian Indonesia.
Peringatan Maulid Nabi akhirnya bukan sekadar mengenang sejarah kelahiran Rasulullah SAW, tetapi menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan memperbaiki diri. Semangat mencintai Rasulullah, meneladani akhlaknya, dan mengamalkan ajarannya diharapkan terus tumbuh dalam setiap aktivitas, baik sebagai pribadi, aparatur, maupun bagian dari masyarakat dan bangsa Indonesia.
(Prada/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag


