Membentuk Karakter dan Jiwa Kuat, Santri Darul Maarif NU Awali Pembelajaran dengan Dhuha dan Al-Quran
Rejang Lebong, (Humas) — Pembentukan karakter dan penguatan jiwa menjadi bagian penting dalam pendidikan di Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong. Tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, para santri juga terus dibiasakan untuk menanamkan nilai-nilai agama serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu pembiasaan yang dilakukan secara rutin adalah shalat Dhuha berjamaah dan membaca Al-Qur’an sebelum memulai pembelajaran di madrasah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rutinitas pagi para santri sebelum memasuki proses pembelajaran di kelas. (16/8)
Sejak pagi, para santri bersama-sama melaksanakan shalat Dhuha berjamaah. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan membaca Al-Qur’an sebagai bentuk pembiasaan agar santri senantiasa dekat dengan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai bagian dari keseharian. Suasana pagi di lingkungan madrasah pun diawali dengan kegiatan yang menenangkan dan penuh nilai spiritual. Para santri tidak hanya dipersiapkan secara intelektual untuk mengikuti pembelajaran, tetapi juga diarahkan untuk memiliki kesiapan hati, kedisiplinan, dan karakter yang baik.
Kepala Madrasah Aliyah Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dedi Priyanto, S.E., M.E.Gr., mengatakan bahwa pembiasaan keagamaan menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk pribadi santri yang kuat secara karakter.
“Kami ingin pembelajaran di madrasah tidak hanya membentuk santri yang memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki karakter, kedisiplinan, akhlak, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an. Shalat Dhuha dan membaca Al-Qur’an sebelum pembelajaran menjadi salah satu ikhtiar untuk membangun kebiasaan tersebut,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi kebiasaan yang melekat dalam diri santri. Dengan membiasakan diri beribadah, membaca Al-Qur’an, dan memulai aktivitas dengan doa, santri diharapkan memiliki fondasi spiritual yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Pembiasaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan pikiran, tetapi juga membangun hati dan karakter. Nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat berjalan seiring dengan pembelajaran akademik dan keterampilan yang diberikan kepada santri.
(Dedi/Edwinsya)Hastag : #MaDarulMaarifNU #SantriQurani #CintaAlQuran #ShalatDhuha #PendidikanKarakter #SantriBerakhlak #GenerasiQurani #RejangLebong
From : MA Darul Maarif NU


