MIS Ar Rahmah Perkuat Pendidikan Karakter, Wakapolsek Selupu Rejang Sampaikan Edukasi Anti-Bullying
Rejang Lebong (Humas) – Suasana pelaksanaan upacara bendera di Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Ar Rahmah pada Senin (24/8) berlangsung berbeda dari biasanya. Pada kesempatan tersebut, Wakapolsek Selupu Rejang, IPDA Nur Windarto, SH, hadir sebagai pembina upacara dan memberikan pembinaan kepada seluruh peserta didik mengenai pentingnya mencegah perilaku bullying serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berkarakter, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab.
Dalam amanatnya, IPDA Nur Windarto, S.H. mengajak seluruh siswa untuk menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi semua warga sekolah. Ia menegaskan bahwa tindakan bullying, baik dalam bentuk ejekan, hinaan, ancaman, maupun kekerasan fisik, tidak boleh dianggap sebagai candaan karena dapat memberikan dampak buruk terhadap perkembangan mental dan kepercayaan diri korban.
"Anak-anak harus saling menghargai, saling membantu, dan berteman tanpa membeda-bedakan. Jangan pernah melakukan bullying kepada siapa pun. Jadilah pelajar yang disiplin, rajin belajar, menghormati guru dan orang tua, serta mempersiapkan diri sejak sekarang agar kelak menjadi generasi yang membanggakan keluarga, sekolah, agama, dan bangsa," pesan IPDA Nur Windarto di hadapan seluruh peserta upacara.
Kepala MIS Ar Rahmah, Sail Hafa, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakapolsek Selupu Rejang yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pembinaan kepada para siswa. Menurutnya, sinergi antara pihak kepolisian dan madrasah menjadi langkah nyata dalam membangun karakter peserta didik sekaligus memperkuat pendidikan moral di lingkungan sekolah.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Wakapolsek Selupu Rejang yang telah berkenan menjadi pembina upacara di MIS Ar Rahmah. Materi tentang pencegahan bullying sangat penting ditanamkan sejak usia dini agar peserta didik tumbuh menjadi pribadi yang memiliki empati, saling menghormati, dan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman serta ramah anak," ujar Sail.
Senada dengan itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Joni Saputra, S.Pd.I., Gr., mengatakan bahwa pembinaan dari pihak kepolisian memberikan motivasi sekaligus wawasan baru bagi siswa mengenai pentingnya menjaga sikap dan perilaku di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
"Kami berharap setelah kegiatan ini seluruh siswa semakin memahami bahwa bullying bukanlah perilaku yang dapat dibenarkan. Madrasah terus berkomitmen membangun budaya saling menghargai, saling peduli, dan menanamkan karakter positif sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif," ungkap Joni.
Antusiasme siswa terlihat selama pelaksanaan upacara hingga sesi penyampaian amanat. Mereka mengikuti kegiatan dengan tertib dan menyimak setiap pesan yang disampaikan. Salah seorang siswa kelas IV, Wawan, mengaku memperoleh banyak pelajaran berharga dari kegiatan tersebut.
"Saya jadi tahu kalau mengejek atau menyakiti teman itu termasuk bullying dan tidak boleh dilakukan. Saya ingin berteman dengan semua teman, saling membantu, dan membuat sekolah menjadi tempat yang menyenangkan," tutur Wawan.
Melalui kegiatan ini, MIS Ar Rahmah berharap seluruh peserta didik semakin memahami pentingnya menjauhi segala bentuk bullying, menumbuhkan sikap saling menghormati, serta membangun budaya positif di lingkungan madrasah. Kehadiran Wakapolsek Selupu Rejang sebagai pembina upacara menjadi wujud sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, berakhlakul karimah, serta siap menjadi penerus bangsa yang berkualitas.
(Habsa/Edwinsya)Hastag : #MIS_Arrahmah #Madrasah #Inovatif #Kreatif
From : MIS Ar Rahmah

.jpg)

.jpeg)