Kakan Kemenag Rejang Lebong Hadiri Tabligh Akbar & Do’a Bersama, Teladani Akhlak Rasulullah untuk Perkuat Iman dan Semangat Kebangsaan
Rejang Lebong (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Rahman Umar, S.Ag., M.Pd.I., beserta jajaran menghadiri kegiatan Tabligh Akbar dan Doa Bersama dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung khidmat di Masjid Agung Baitul Makmur Curup, Senin (31/8).
Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW untuk Memperkuat Iman, Persatuan, dan Semangat Kebangsaan”, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus meneguhkan semangat persatuan dan kebangsaan di tengah masyarakat.
Tabligh Akbar dan doa bersama ini dihadiri oleh Plt. Bupati Rejang Lebong Hendri Praja, Sekretaris Daerah, para Asisten, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kapolres, Kepala Kemenhaj, Kejaksaan, Pengadilan Agama, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua MUI Kabupaten Rejang Lebong, Baznas, para Kepala KUA Kecamatan, Camat, Kepala Madrasah, Penyuluh Agama Islam, Majelis Taklim, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, panitia menghadirkan penceramah Ustadz H. Aidil Fitrisyah Musa, Lc., M.Si., Pimpinan Pondok Pesantren Misro Arofah Lubuk Linggau, untuk menyampaikan tausiyah kepada seluruh jamaah yang hadir.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Rejang Lebong Hendri Praja menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi kepada Ustadz H. Aidil Fitrisyah Musa yang telah berkenan hadir di Kabupaten Rejang Lebong untuk memberikan tausiyah.
“Selamat datang dan terima kasih kepada Ustadz Aidil yang telah hadir di Rejang Lebong untuk memberikan tausiyah kepada kita semua. Saya merasa bangga karena hari ini Kabupaten Rejang Lebong mencatat sebuah momen istimewa. Kita berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, melaksanakan doa bersama, sekaligus merayakan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Hendri.
Ia berharap, momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat menjadi sarana bagi seluruh masyarakat untuk semakin memahami dan mengamalkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kita, melalui kegiatan ini kita semua dapat meneladani akhlak Rasulullah SAW dan mengimplementasikannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” lanjutnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz H. Aidil Fitrisyah Musa menyampaikan pesan-pesan keislaman yang sarat dengan nilai keteladanan Rasulullah SAW. Dengan gaya penyampaian yang komunikatif dan penuh makna, tausiyah tersebut mendapat perhatian besar dari para jamaah.
Suasana Masjid Agung Baitul Makmur Curup tampak khusyuk. Ribuan jamaah mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias, menyimak setiap pesan yang disampaikan penceramah sebagai bekal dalam meningkatkan keimanan dan memperbaiki akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Usai kegiatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Rahman Umar, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan Tabligh Akbar dan Doa Bersama tersebut memiliki makna penting, tidak hanya sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga sebagai sarana memperkuat persatuan serta semangat kebangsaan.
Menurutnya, nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah SAW seperti kejujuran, kasih sayang, persaudaraan, toleransi, dan kepedulian sosial harus terus diaktualisasikan dalam kehidupan masyarakat Indonesia yang majemuk.
“Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus mampu mendorong kita semua untuk benar-benar meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Keteladanan beliau sangat relevan untuk memperkuat iman, menjaga persatuan, dan menumbuhkan semangat kebangsaan,” ungkap Rahman.
Ia juga berharap melalui doa bersama yang dilaksanakan bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh elemen masyarakat Kabupaten Rejang Lebong senantiasa diberikan kekuatan untuk menjaga persatuan dan bersama-sama membangun daerah serta bangsa.
“Kita berharap nilai spiritual dan semangat nasionalisme dapat berjalan beriringan. Dengan keimanan yang kuat, persatuan yang terjaga, serta semangat kebangsaan yang terus tumbuh, insyaallah kita dapat memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan Rejang Lebong dan Indonesia,” pungkasnya.
Kegiatan Tabligh Akbar dan Doa Bersama tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat nilai religiusitas dan nasionalisme. Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT ke-81 Republik Indonesia diharapkan mampu menjadi pengingat bahwa nilai-nilai keagamaan dan semangat kebangsaan merupakan dua kekuatan penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
(Prada/Prada Utama, S.I.Kom)Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag

.jpeg)
