Bulan Maulid Penuh Berkah, Oli Sholihat Hadir dari Mimbar ke Mimbar Layani Umat
Rejang Lebong, (Humas)– Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi bulan yang penuh keberkahan sekaligus momentum bagi para Penyuluh Agama Islam untuk semakin dekat dengan masyarakat. Hal tersebut terlihat dari kiprah Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Curup, Ibu Oli Sholihat, yang terus aktif memenuhi undangan masyarakat untuk memberikan ceramah dan pembinaan keagamaan. (30/8)
Kali ini, Ibu Oli Sholihat hadir memenuhi undangan PERMATA BKMT dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut diisi dengan ceramah keagamaan dan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus mempererat tali silaturahmi antarjamaah.
Kehadiran Ibu Oli Sholihat menjadi wujud nyata bahwa Penyuluh Agama Islam merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat. Tidak hanya melaksanakan tugas di lingkungan kantor, penyuluh juga aktif turun langsung ke tengah-tengah umat untuk menyampaikan ilmu, memberikan pencerahan, serta mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan.
Dalam ceramahnya, Ibu Oli Sholihat mengajak jamaah menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk kembali meneladani akhlak Rasulullah SAW. Kecintaan kepada Nabi tidak cukup hanya diungkapkan melalui peringatan, tetapi perlu diwujudkan dengan mengikuti sunnah, memperbaiki akhlak, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan semakin bermakna dengan dilaksanakannya doa bersama di penghujung bulan kemerdekaan. Memasuki akhir rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, jamaah diajak untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan yang telah dirasakan sekaligus mendoakan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, keselamatan, dan keberkahan.
Bagi Ibu Oli Sholihat, setiap undangan masyarakat merupakan kesempatan untuk berbagi ilmu sekaligus memperluas silaturahmi. Aktivitas penyuluh yang banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat membuat tugas tersebut membutuhkan kesiapan, keikhlasan, dan semangat pengabdian yang tinggi.
Perpaduan antara semangat Maulid Nabi dan rasa syukur atas kemerdekaan menjadikan kegiatan tersebut berlangsung penuh kekeluargaan. Jamaah tidak hanya mendapatkan siraman rohani, tetapi juga memperoleh motivasi untuk terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, dan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan yang bernilai positif.
Kiprah Ibu Oli Sholihat di berbagai kegiatan keagamaan menjadi gambaran bahwa dakwah tidak mengenal tempat dan waktu. Selama masyarakat membutuhkan ilmu dan bimbingan agama, Penyuluh Agama Islam KUA Curup siap hadir di tengah umat.
(Lidya /Edwinsya)Hastag : #KUAhebat #KUAkeren #PenyuluhBergerak
From : KUA Curup



