Masjid Agung Baitul Makmur Bergema! Penyuluh KUA Curup Utara “Recharge” Ilmu dari Ustadz Aidil Fitriansyah
Rejang Lebong (Humas) – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Agung Baitul Makmur, Senin (31/8), saat para Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Curup Utara menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT KEMRI ke-81. Bukan sekadar hadir, lima penyuluh yakni Laili Afriza Andini, S.Pd., Marliza, S.Pd.I., Parida Sianti, S.Ag., M.Pd., Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I., dan Yessy Misra, S.Pd.I., tampak antusias menyimak ceramah Ustadz Aidil Fitriansyah, Lc. sebagai bekal memperkuat dakwah dan pembinaan umat.
Duduk bersama jamaah, para penyuluh mengikuti rangkaian Tabligh Akbar dengan penuh perhatian. Setiap pesan keagamaan yang disampaikan penceramah menjadi bahan renungan sekaligus tambahan energi spiritual bagi para penyuluh yang sehari-hari bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari semarak peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang bagi para Penyuluh Agama Islam untuk melakukan refleksi dan memperkaya wawasan keislaman.
Antusiasme para penyuluh terlihat ketika ceramah berlangsung. Mereka menyimak materi yang disampaikan Ustadz Aidil Fitriansyah, Lc. dengan serius. Bagi mereka, ilmu yang diperoleh dari majelis ilmu bukan berhenti di tempat kegiatan, tetapi diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat melalui aktivitas penyuluhan agama.
“Seorang penyuluh juga harus terus belajar. Ketika kita hadir di majelis seperti ini, kita bukan hanya menjadi pendengar, tetapi juga mengambil hikmah dan bekal untuk menjalankan tugas di tengah masyarakat,” demikian semangat yang tercermin dalam keikutsertaan para penyuluh.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum penting untuk kembali mengenang perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW. Nilai akhlak, kesabaran, kasih sayang, persaudaraan, dan kepedulian kepada sesama menjadi pesan yang sangat relevan untuk terus ditanamkan dalam kehidupan masyarakat.
“Keteladanan Rasulullah SAW harus terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Penyuluh memiliki peran untuk menyampaikan nilai-nilai tersebut dengan bahasa yang mudah diterima masyarakat,” menjadi pesan yang sejalan dengan semangat pembinaan keagamaan para penyuluh.
Tabligh Akbar ini juga menjadi momentum recharge bagi para Penyuluh Agama Islam KUA Curup Utara. Di tengah beragam tugas pelayanan dan pembinaan masyarakat, para penyuluh membutuhkan ruang untuk terus memperkuat spiritualitas, menambah pengetahuan, sekaligus mempererat ukhuwah.
Laili Afriza Andini, S.Pd., Marliza, S.Pd.I., Parida Sianti, S.Ag., M.Pd., Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I., dan Yessy Misra, S.Pd.I. hadir sebagai bagian dari ikhtiar tersebut.
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa tugas penyuluh bukan hanya menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga menuntut keteladanan, kemauan belajar, dan kesiapan untuk terus meningkatkan kapasitas diri.
Dari Masjid Agung Baitul Makmur, semangat Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak berhenti pada seremonial. Hikmah yang diperoleh diharapkan dapat dibawa pulang, diamalkan dalam kehidupan, dan diteruskan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan penyuluhan agama.
Dengan semangat “hadir, menyimak, mengambil hikmah, lalu mengamalkan,” Penyuluh Agama Islam KUA Curup Utara terus menguatkan komitmen untuk hadir sebagai garda terdepan dalam memberikan bimbingan keagamaan yang edukatif, humanis, dan mencerahkan bagi masyarakat.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #“Recharge”IlmudariUstadzAidil#PAIKUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



