Tak Boleh Ada Data Berbeda! PLO KUA Curup Utara Pastikan Berkas Catin Selaras Sebelum Input SIMKAH
Rejang Lebong (Humas) – Satu data berbeda, bisa menjadi masalah di kemudian hari. Karena itu, sebelum satu pun informasi calon pengantin (Catin) diklik dan dimasukkan ke dalam SIMKAH, PLO KUA Kecamatan Curup Utara, Fitra Hayani, S.E.I, memastikan seluruh berkas benar-benar selaras dan tidak menyisakan perbedaan data. Langkah teliti tersebut dilakukan dalam proses pendaftaran Catin di KUA Kecamatan Curup Utara, Selasa (1/9).
Bagi Fitra, proses input data ke Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) bukan pekerjaan sekadar mengetik dan menekan tombol. Di balik setiap nama yang tercatat, terdapat dokumen dan identitas yang harus dipastikan kebenarannya.
Karena itu, sebelum melakukan input, berkas Catin diperiksa secara cermat. Data pada dokumen dibandingkan satu sama lain untuk memastikan kesesuaian identitas, termasuk nama, tempat dan tanggal lahir, serta informasi administrasi lainnya.
“Kami tidak ingin terburu-buru melakukan input sebelum memastikan datanya benar. Setiap berkas kami periksa dan dicocokkan terlebih dahulu agar tidak ada data yang berbeda ketika masuk ke SIMKAH,” ujar Fitra Hayani.
Menurutnya, ketelitian pada tahap awal sangat penting karena data yang telah dimasukkan ke dalam sistem menjadi bagian dari proses administrasi pencatatan pernikahan. Kesalahan kecil dalam penulisan maupun ketidaksesuaian identitas perlu diminimalkan sejak awal.
Prinsipnya sederhana: teliti sebelum klik. Jika terdapat data yang belum sesuai, pemeriksaan dilakukan kembali berdasarkan dokumen yang menjadi dasar administrasi Catin sebelum proses pendaftaran dilanjutkan.
“Bagi kami, pelayanan yang baik bukan hanya cepat selesai, tetapi juga harus tepat dan akurat. Data Catin harus sesuai dengan berkas yang ada sehingga proses administrasinya dapat berjalan dengan tertib,” tambah Fitra.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen KUA Kecamatan Curup Utara dalam memperkuat kualitas pelayanan publik berbasis digital. Pemanfaatan SIMKAH diharapkan tidak hanya membuat administrasi pernikahan semakin tertata, tetapi juga mendorong petugas untuk semakin disiplin dalam menjaga akurasi data.
Di era digital, kecepatan memang penting. Namun, dalam pelayanan administrasi pernikahan, akurasi tetap menjadi prioritas. Satu huruf pada nama, satu angka pada identitas, maupun satu keterangan dalam dokumen dapat memiliki arti penting bagi administrasi Catin.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #CermatdanTeliti#InputSimkah#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



.jpeg)