Kenali Potensi, Tentukan Masa Depan, Siswa Kelas 9 MTsN 2 Rejang Lebong Ikuti Layanan BK Tema Profesi
Rejang Lebong, (Humas) — Mempersiapkan peserta didik menghadapi masa depan tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran akademik, tetapi juga melalui pendampingan dalam mengenali potensi, minat, dan pilihan karier. Hal tersebut diwujudkan melalui layanan klasikal Bimbingan dan Konseling (BK) bagi siswa kelas 9 MTsN 2 Rejang Lebong.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (3/9) di ruang kelas 9A. Layanan klasikal diberikan oleh Guru BK Repa Andespa, S.Pd., dengan mengangkat tema profesi.
Dalam layanan tersebut, siswa diajak untuk mengenal berbagai macam profesi serta memahami pentingnya mempersiapkan diri sejak jenjang pendidikan madrasah. Pembahasan diarahkan agar siswa tidak hanya mengetahui jenis-jenis pekerjaan, tetapi juga mulai memahami keterkaitan antara minat, bakat, kemampuan, pendidikan, dan profesi yang ingin mereka tekuni di masa depan.
Siswa kelas 9 tampak mengikuti kegiatan dengan antusias. Melalui layanan BK tersebut, peserta didik diberikan ruang untuk berpikir mengenai cita-cita dan rencana masa depan mereka sekaligus memahami bahwa setiap profesi membutuhkan proses belajar, keterampilan, ketekunan, dan kesiapan diri.
Guru BK Repa Andespa, S.Pd. menyampaikan bahwa pengenalan profesi penting diberikan kepada siswa kelas 9 karena mereka mulai menghadapi berbagai pilihan pendidikan lanjutan.
"Anak-anak perlu mulai mengenali dirinya, apa yang diminati, apa yang menjadi kelebihannya, dan bagaimana hal tersebut dapat diarahkan untuk menentukan cita-cita serta pilihan pendidikan di masa depan. Profesi yang mereka impikan tentu membutuhkan proses dan persiapan sejak sekarang," ungkap Repa.
Layanan klasikal BK juga menjadi sarana bagi siswa untuk memahami bahwa pilihan profesi tidak harus ditentukan hanya berdasarkan tren atau pilihan orang lain. Setiap siswa memiliki potensi dan karakteristik yang berbeda sehingga proses mengenali diri menjadi bagian penting dalam menentukan langkah berikutnya.
Kepala Madrasah Wawan Herianto, S.Pd., MM melalui Waka Humas, Ririn Pebriyanti, S.Pd., Gr., mengapresiasi pelaksanaan layanan BK tersebut. Menurutnya, pendidikan di madrasah harus memberikan bekal yang utuh kepada siswa, baik dari sisi akademik maupun pengembangan diri.
"Siswa kelas 9 sudah mulai memikirkan langkah setelah menyelesaikan pendidikan di madrasah. Karena itu, mereka perlu mendapatkan pendampingan agar mampu mengenali potensi dan menentukan pilihan dengan bijak. Jangan sampai cita-cita hanya menjadi keinginan, tetapi harus diikuti dengan usaha, pendidikan, dan persiapan yang sungguh-sungguh," ungkap Ririn.
Ia menambahkan bahwa peran guru BK sangat penting dalam mendampingi peserta didik menghadapi berbagai pilihan dan tantangan perkembangan mereka. Layanan BK diharapkan dapat membantu siswa menjadi lebih percaya diri dalam mengenali dirinya serta mengambil keputusan yang sesuai dengan potensi dan kebutuhannya.
Melalui layanan klasikal bertema profesi ini, MTsN 2 Rejang Lebong terus berupaya membantu peserta didik mempersiapkan masa depan secara lebih terarah. Sebab, perjalanan menuju cita-cita tidak dimulai setelah lulus, tetapi dapat dibangun sejak siswa mulai mengenali siapa dirinya, apa potensinya, dan ingin menjadi apa di masa depan.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



.jpeg)