Jadi Narasumber Sosialisasi Program Kerja Baznas Bersama Pemkab Rejang Lebong, Kakan Kemenag Sampaikan Pentingnya Kesadaran Berzakat
Rejang Lebong (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Rahman Umar, S.Ag., M.Pd.I, dipercaya menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Pembekalan Awal Program Kerja Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Rejang Lebong bersama Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (3/9/2026) di Gedung Pola Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong dan dibuka secara langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Rejang Lebong, Hendri Praja.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I, staf ahli, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), Ketua Baznas Kabupaten Rejang Lebong, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala badan, para camat, bendahara OPD, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kegiatan sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Baznas dan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan terhadap pentingnya zakat sebagai instrumen sosial dan ekonomi dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mengentaskan kemiskinan.
Dalam kegiatan tersebut, hadir tiga narasumber yang menyampaikan materi sesuai dengan bidang dan kompetensinya masing-masing.
Narasumber pertama, Bobby Harpa Santana, S.STP., M.Si, menyampaikan materi bertajuk “Kebijakan dan Peran serta Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong dalam Mendukung Program Baznas Rejang Lebong.” Materi tersebut menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menyukseskan berbagai program yang dijalankan Baznas.
Selanjutnya, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Rejang Lebong, Dr. H. Rahman Umar, S.Ag., M.Pd.I, menyampaikan materi mengenai “Peran serta Baznas dalam Meningkatkan Kesejahteraan Umat dan Pengentasan Kemiskinan.”
Dalam paparannya, Rahman Umar menegaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban bagi umat Islam yang telah memenuhi ketentuan, melainkan juga memiliki peran besar dalam membangun kepedulian sosial dan menciptakan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengajak seluruh peserta untuk semakin meningkatkan kesadaran dalam menunaikan zakat melalui lembaga resmi dan terpercaya agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Berzakat tidak akan membuat kita rugi dan tidak akan mengurangi harta kita. Justru zakat menjadi jalan keberkahan serta dapat menyelamatkan kita, baik di dunia maupun di akhirat nanti,” ujar Rahman.
Menurutnya, pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan tepat sasaran dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam membantu pemerintah mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
Sementara itu, narasumber ketiga, Faisal Nazarudin, S.Sos, menyampaikan materi bertajuk “Pengelolaan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah Berdasarkan Syariah dan Undang-Undang.” Dalam pemaparannya, disampaikan pentingnya tata kelola dana zakat yang sesuai dengan prinsip syariat Islam serta ketentuan peraturan perundang-undangan.
Melalui kegiatan sosialisasi dan pembekalan awal program kerja ini, diharapkan terbangun pemahaman serta komitmen bersama antara Baznas, Pemerintah Daerah, OPD, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan potensi zakat di Kabupaten Rejang Lebong.
Sinergi yang kuat diharapkan mampu menghadirkan program-program zakat yang lebih produktif, tepat sasaran, dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan umat dan mempercepat pengentasan kemiskinan di Kabupaten Rejang Lebong.
(Prada/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #kemenagrl #rejanglebong
From : Kemenag


.jpeg)