Empat Tahun Mengabdi di SBU, Darwis dan Jamaan Nur Kenang Keramahan Masyarakat Sindang Beliti Ulu
Rejang Lebong (Humas) – Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan tampak dalam perbincangan antara Kepala KUA Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Darwis, S.Ag., M.H, bersama Jamaan Nur, S.Ag., M.Pd, Kamis (3/9) pukul 12.45 WIB hingga selesai.
Dalam kesempatan tersebut, keduanya berbincang santai sekaligus mengenang perjalanan pengabdian dan sepak terjang selama kurang lebih empat tahun dalam menjalankan tugas di wilayah Kecamatan Sindang Beliti Ulu (SBU). Perbincangan berlangsung hangat, membahas berbagai pengalaman, tantangan, serta kesan yang diperoleh selama berinteraksi dan memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
Darwis menyampaikan bahwa selama menjalankan tugas di Kecamatan Sindang Beliti Ulu, salah satu hal yang paling berkesan adalah keramahtamahan masyarakat SBU. Menurutnya, masyarakat senantiasa terbuka dalam menerima kehadiran para petugas dan tokoh keagamaan, khususnya ketika menyampaikan nasihat, arahan, maupun pembinaan yang berkaitan dengan kehidupan beragama.
“Masyarakat Sindang Beliti Ulu sangat ramah dan terbuka. Setiap nasihat dan arahan yang disampaikan oleh jajaran keagamaan dapat diterima dan didengarkan dengan baik, baik ketika disampaikan di rumah ibadah maupun saat bersilaturahmi ke rumah-rumah warga,” ungkap Darwis.
Lebih lanjut, Darwis menuturkan bahwa kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan. Kehadiran KUA tidak hanya sebatas melaksanakan pelayanan administrasi pernikahan, tetapi juga memiliki peran dalam memberikan edukasi, pembinaan, penyuluhan, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Menurutnya, berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di tengah masyarakat menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara langsung. Sambutan positif dari masyarakat menjadi penyemangat bagi para pelaksana tugas untuk terus memberikan pelayanan terbaik.
Sementara itu, Jamaan menyambut baik cerita dan pengalaman yang disampaikan Darwis. Perbincangan tersebut menjadi momentum untuk saling bertukar pengalaman mengenai dinamika pelayanan keagamaan di wilayah SBU, sekaligus memperkuat semangat untuk terus menjaga hubungan harmonis antara KUA dan masyarakat.
Keduanya sepakat bahwa keberhasilan pembinaan keagamaan tidak hanya ditentukan oleh program yang dilaksanakan, tetapi juga oleh komunikasi, keteladanan, pendekatan persuasif, dan hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Selama empat tahun pengabdian di Kecamatan Sindang Beliti Ulu, berbagai pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Keramahan warga, dukungan para tokoh agama, serta keterlibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan keagamaan menjadi kenangan tersendiri yang diharapkan tetap terjaga dan berlanjut pada masa mendatang.
Perbincangan yang berlangsung hingga selesai tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, berbagi pengalaman, serta menyamakan semangat dalam memberikan pelayanan keagamaan yang humanis, profesional, dan dekat dengan masyarakat.
“Semoga silaturahmi dan hubungan baik yang selama ini telah terjalin dengan masyarakat SBU tetap terjaga. Apa yang telah dilakukan selama pengabdian hendaknya menjadi bagian dari amal kebaikan dan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkas Darwis.
(eri/Edwinsya)Hastag : Kemenagrejanglebong Kuasindangbelitiulu
From : KUA S. Beliti Ulu



