Tetap Maksimal dalam Pelayanan, KUA Curup Timur Laksanakan Bimwin Meski Hanya Satu Pasang Catin
Rejang Lebong (Humas) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Timur terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin, meskipun peserta yang mengikuti kegiatan hanya satu pasangan calon pengantin (catin). (08/09)
Pelaksanaan Bimwin menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon pengantin sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada calon pengantin untuk memperoleh pengetahuan dan pembekalan mengenai kehidupan keluarga, tanggung jawab suami istri, komunikasi dalam rumah tangga, serta berbagai hal yang berkaitan dengan upaya membangun keluarga yang harmonis.
Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Curup Timur, Epa Laila, S.Ag., bertindak sebagai pemateri. Materi disampaikan secara komunikatif dan interaktif sehingga kedua calon pengantin dapat lebih leluasa berdiskusi serta menyampaikan berbagai pertanyaan seputar kehidupan berumah tangga.
Epa Laila, S.Ag., menjelaskan bahwa Bimwin merupakan kesempatan penting bagi calon pengantin untuk mempersiapkan diri sebelum mengarungi kehidupan rumah tangga.
“Pernikahan bukan hanya tentang pelaksanaan akad, tetapi juga tentang kesiapan menjalankan tanggung jawab sebagai suami dan istri. Karena itu, calon pengantin perlu memiliki bekal pengetahuan, komunikasi yang baik, serta pemahaman agama dalam membangun keluarga,” jelas Epa Laila.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Curup Timur, Ibnu Hajar, S.Ag., MHI, menegaskan bahwa jumlah peserta tidak menjadi alasan bagi KUA untuk mengurangi kualitas pelayanan. Setiap calon pengantin tetap berhak mendapatkan pembinaan dan pembekalan sebelum memasuki kehidupan rumah tangga.
“Berapa pun jumlah peserta yang hadir, pelayanan kepada masyarakat tetap harus kita laksanakan secara maksimal. Satu pasangan calon pengantin pun tetap harus mendapatkan haknya untuk memperoleh bimbingan dan pembekalan yang baik sebelum memasuki kehidupan berumah tangga,” ungkap Ibnu Hajar.
Menurutnya, Bimwin memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan keluarga. Dengan adanya pembekalan sejak sebelum menikah, calon pengantin diharapkan lebih memahami hak dan kewajiban masing-masing serta mampu menghadapi berbagai dinamika kehidupan rumah tangga dengan bijaksana.
“Harapan kita, setiap pasangan yang mengikuti Bimwin benar-benar mendapatkan bekal yang bermanfaat. Mereka bukan hanya siap melaksanakan akad nikah, tetapi juga siap menjalani kehidupan setelah akad dengan penuh tanggung jawab, saling menghargai, dan berlandaskan nilai-nilai agama,” tambahnya.
Meskipun hanya diikuti oleh satu pasangan catin, kegiatan Bimwin berlangsung dengan penuh keseriusan dan suasana yang interaktif. Jumlah peserta yang terbatas justru memberikan ruang yang lebih luas bagi pemateri untuk memberikan pembinaan secara lebih fokus sesuai dengan kebutuhan calon pengantin.
KUA Kecamatan Curup Timur terus berupaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang dekat, humanis, dan maksimal bagi masyarakat. Pelaksanaan Bimwin tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen KUA dalam mempersiapkan calon pengantin menuju kehidupan keluarga yang harmonis.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, KUA Curup Timur berharap setiap pasangan yang akan menikah memiliki kesiapan ilmu, mental, dan spiritual sehingga mampu membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
(Reli/Edwinsya)Hastag : #KUA CURUP TIMUR #HUMAS KUA CURUP TIMUR
From : KUA Curup Timur


.jpeg)