Perangkat Desa Apur Jadi Teladan, Hidupkan Semangat Pengajian Rutin MT At-Taqwa
Rejang Lebong (Humas) – Semangat membangun kehidupan keagamaan di tengah masyarakat terus digelorakan melalui kegiatan pengajian rutin. Salah satunya terlihat di Desa Apur, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, ketika Penyuluh Agama Islam KUA Sindang Beliti Ulu, Alam Nuari, S.Kom.I, bersama bapak-bapak jamaah pengajian melaksanakan pengajian rutin Majlis Taklim At Taqwa dilaksanakan Masjid at-Taqwa Desa Apur, Selasa (08/09), mulai pukul 18.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan pengajian tersebut diikuti oleh seluruh perangkat Desa Apur sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Keikutsertaan perangkat desa dalam kegiatan keagamaan ini diharapkan dapat menjadi contoh sekaligus motivasi bagi masyarakat Desa Apur lainnya agar semakin aktif menghadiri kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di lingkungan desa.
Dalam kesempatan tersebut, Alam Nuari menyampaikan bahwa pengajian bukan hanya menjadi sarana untuk menambah ilmu agama, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan antara perangkat desa dengan masyarakat.
“Pengajian rutin seperti ini sangat penting untuk terus kita hidupkan. Selain menambah wawasan dan pemahaman agama, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi. Ketika perangkat desa ikut aktif dalam kegiatan keagamaan, mudah-mudahan dapat menjadi teladan dan memberikan motivasi kepada masyarakat untuk bersama-sama memakmurkan masjid,” ujar Alam Nuari.
Ia menambahkan, kehidupan masyarakat yang religius tidak dapat dibangun hanya oleh satu atau dua pihak, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat, termasuk pemerintah desa, tokoh agama, penyuluh agama, serta para jamaah.
Sementara itu, Kepala KUA Sindang Beliti Ulu, Jama’an Nur, S.Ag., M.Pd., memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pengajian rutin yang melibatkan seluruh perangkat Desa Apur. Menurutnya, keterlibatan aparatur pemerintahan desa dalam kegiatan keagamaan merupakan langkah positif dalam membangun keteladanan di tengah masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi semangat perangkat Desa Apur yang ikut aktif dalam pengajian rutin. Perangkat desa bukan hanya memiliki tanggung jawab dalam pelayanan pemerintahan, tetapi juga dapat menjadi contoh yang baik dalam kehidupan bermasyarakat. Ketika pemimpin dan perangkatnya dekat dengan kegiatan keagamaan, insyaallah akan tumbuh semangat yang sama di tengah masyarakat,” tutur Jama’an Nur.
Ia berharap kegiatan pengajian rutin tersebut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan.
Lebih lanjut, Jama’an Nur mengajak seluruh masyarakat Desa Apur untuk menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan umat, tempat mempererat ukhuwah, serta ruang bersama untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.
“Mari kita jadikan pengajian sebagai kebutuhan, bukan sekadar kegiatan rutin. Semoga dari majelis seperti ini lahir masyarakat yang semakin memahami agama, menjaga persaudaraan, dan bersama-sama membangun Desa Apur yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.
(eri/Edwinsya)Hastag : Kemenagrejanglebong Kuasindangbelitiulu
From : KUA S. Beliti Ulu


