Qasidah Menggema, Prestasi Berbicara! Majelis Taklim Desa Perbo Raih Juara 2 dengan Pendampingan PAI KUA Curup Utara
Rejang Lebong (Humas) – Gema qasidah bukan sekadar lantunan seni bernuansa Islami. Di balik setiap nada dan kekompakan penampilan, tersimpan semangat syiar, kebersamaan, serta ikhtiar untuk terus menghidupkan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Semangat tersebut berhasil mengantarkan Majelis Taklim Desa Perbo meraih Juara 2 dalam Lomba Qasidah, Sabtu (5/9).
Prestasi membanggakan ini semakin bermakna karena selama persiapan dan pelaksanaan kegiatan, Majelis Taklim Desa Perbo mendapatkan pendampingan dari Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Utara, Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I.
Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya PAI KUA Curup Utara dalam mendorong majelis taklim agar tidak hanya aktif dalam kegiatan pengajian, tetapi juga mampu mengembangkan potensi masyarakat melalui berbagai kegiatan keagamaan yang kreatif dan positif.
Dengan penuh semangat, para anggota Majelis Taklim Desa Perbo mengikuti perlombaan dan menampilkan qasidah dengan mengedepankan kekompakan, penghayatan, serta pesan-pesan Islami. Penampilan yang dipersiapkan dengan sungguh-sungguh tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan diraihnya Juara 2.
Siti Rodiatul Kholidawati menyampaikan apresiasi atas semangat dan kerja keras seluruh anggota Majelis Taklim Desa Perbo. Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya tentang mendapatkan piala, tetapi juga menjadi bukti bahwa majelis taklim memiliki potensi besar untuk menjadi ruang pembinaan, silaturahmi, sekaligus pengembangan kreativitas masyarakat.
“Prestasi ini adalah hasil dari semangat, kekompakan, dan kerja sama seluruh anggota. Yang paling penting bukan hanya juaranya, tetapi bagaimana kegiatan seperti ini dapat menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi dan syiar Islam,” ungkapnya.
Ia juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi anggota Majelis Taklim Desa Perbo untuk terus aktif mengikuti berbagai kegiatan positif dan meningkatkan kualitas kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Menurutnya, qasidah memiliki nilai strategis dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman dengan cara yang menyenangkan dan mudah diterima masyarakat. Karena itu, kegiatan seni Islami seperti qasidah perlu terus didukung dan dikembangkan.
“Semoga Juara 2 ini menjadi awal untuk prestasi-prestasi berikutnya. Jangan berhenti berkarya, terus kompak, terus semangat, dan jadikan setiap kegiatan sebagai bagian dari syiar Islam,” pesannya.
Keberhasilan Majelis Taklim Desa Perbo meraih Juara 2 sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan keagamaan di tengah masyarakat dapat dikemas secara kreatif. Sinergi antara penyuluh agama dan majelis taklim menjadi salah satu kekuatan dalam menghadirkan kegiatan keagamaan yang aktif, produktif, dan berdampak.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #Juara2Qosidah#MajelisTaklim#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara


.jpg)
