Penyuluh KUA Binduriang Gencarkan Bimluh, Tekan Angka Buta Huruf Al-Qur’an di TPQ Desa Simpang Beliti
Rejang Lebong (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Binduriang Diana Erlina, S.Sos, terus berupaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam membaca Al-Qur’an melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh). Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Desa Simpang Beliti. (14/9)
Kegiatan Bimluh ini menjadi bagian dari upaya Penyuluh KUA Binduriang dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada generasi muda, khususnya para santri TPQ. Melalui kegiatan tersebut, para santri mendapatkan bimbingan secara langsung dalam mengenal, membaca, dan memahami Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Dalam pelaksanaannya, penyuluh memberikan materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan para santri. Bimbingan dilakukan secara bertahap, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah, pengucapan makhraj huruf, membaca Iqra’, hingga membaca ayat-ayat Al-Qur’an. Para santri juga diarahkan agar terbiasa membaca Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Diana menyampaikan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan salah satu dasar penting dalam pembentukan karakter dan kehidupan keagamaan generasi muda. Oleh karena itu, pembelajaran Al-Qur’an perlu dilakukan secara berkelanjutan serta mendapat dukungan dari orang tua, guru TPQ, tokoh agama, dan masyarakat.
“Melalui kegiatan Bimluh ini, kami berharap para santri semakin termotivasi untuk belajar dan membaca Al-Qur’an. Tidak hanya mampu membaca, tetapi juga mencintai dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” ungkap Diana dalam kegiatan tersebut.
Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan antusias. Para santri mengikuti setiap materi dan arahan yang diberikan oleh penyuluh. Interaksi antara penyuluh dan santri juga berlangsung secara aktif sehingga kegiatan pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.
Selain memberikan pembelajaran membaca Al-Qur’an, kegiatan Bimluh juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai akhlak dan keagamaan kepada para santri. Mereka diberikan motivasi agar senantiasa menghormati orang tua dan guru, menjaga sopan santun, rajin beribadah, serta menerapkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Diana selaku Penyuluh KUA Binduriang berharap kegiatan pembinaan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara konsisten di TPQ Desa Simpang Beliti maupun di tempat-tempat pendidikan Al-Qur’an lainnya. Dengan adanya pembinaan yang berkesinambungan, diharapkan semakin banyak anak-anak yang memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata peran Penyuluh Agama Islam dalam mendukung peningkatan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat. Melalui sinergi antara KUA, penyuluh, pengelola TPQ, orang tua, dan masyarakat, upaya pengentasan buta huruf Al-Qur’an diharapkan dapat dilakukan secara lebih optimal.
Dengan semangat belajar dan bimbingan yang berkelanjutan, TPQ Desa Simpang Beliti diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya lancar membaca Al-Qur’an, tetapi juga memiliki akhlak mulia serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan.
(Diana/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslam #PenyuluhKUA #Bimluh #BimbinganPenyuluhan #TPQ #DesaSimpangBeliti #AlQuran #BelajarAlQuran
From : KUA Binduriang



