Pastikan KBC Terintegrasi, Pengawas Madrasah Periksa Perangkat Guru MIN 1 Rejang Lebong
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka memastikan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) berjalan dalam proses pembelajaran, Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Rejang Lebong, Endang Suriaji, M.Pd, melakukan pemeriksaan perangkat pembelajaran guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong, Kamis (1/10).
Pemeriksaan perangkat pembelajaran tersebut berlangsung di ruang Kepala MIN 1 Rejang Lebong. Dalam kegiatan tersebut, Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, turut mendampingi bersama Koordinator Bidang Kurikulum, Hilda Kurniati, S.Pd.SD.
Pemeriksaan dilakukan terhadap perangkat pembelajaran yang telah dipersiapkan oleh guru. Selain melihat kelengkapan administrasi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari monitoring untuk memastikan perencanaan pembelajaran telah mengintegrasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta sesuai dengan arah kebijakan pembelajaran di madrasah.
Pengawas Madrasah Kemenag Rejang Lebong, Endang Suriaji, M.Pd, menyampaikan bahwa integrasi KBC perlu diperhatikan sejak tahap perencanaan pembelajaran. Menurutnya, perangkat pembelajaran menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan nilai-nilai cinta dapat dihadirkan dalam proses pembelajaran.
“Perangkat pembelajaran perlu disiapkan secara lengkap dan disesuaikan dengan pelaksanaan Kurikulum Berbasis Cinta. Dengan demikian, nilai-nilai cinta tidak hanya menjadi konsep, tetapi dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik,” ujar Endang.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I, mengapresiasi pemeriksaan yang dilakukan oleh pengawas madrasah. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi madrasah dan guru untuk memastikan perangkat yang telah disusun benar-benar mendukung pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang diterapkan.
“Kami menyambut baik pemeriksaan ini. Bagi madrasah, kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi dan pembinaan agar perangkat pembelajaran yang disusun guru semakin baik serta mampu mengintegrasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta,” ungkap Mufidatul.
Sementara itu, Koordinator Bidang Kurikulum MIN 1 Rejang Lebong, Hilda Kurniati, S.Pd.SD, menjelaskan bahwa pihaknya terus mendorong guru untuk mempersiapkan perangkat pembelajaran secara terencana. Integrasi KBC menjadi salah satu perhatian dalam penyusunan perangkat agar nilai-nilai karakter dan cinta dapat diterapkan secara nyata dalam kegiatan pembelajaran.
“Guru terus kami dorong untuk memperhatikan kelengkapan perangkat sekaligus memastikan nilai-nilai KBC terintegrasi di dalamnya. Masukan dari pengawas tentunya menjadi bahan bagi kami untuk melakukan penyempurnaan dan meningkatkan kualitas perangkat pembelajaran,” jelas Hilda.
Melalui pemeriksaan tersebut, MIN 1 Rejang Lebong terus berupaya memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam kegiatan pembelajaran. Sinergi antara pengawas madrasah, kepala madrasah, bidang kurikulum, dan guru diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi, tetapi juga menumbuhkan karakter peserta didik melalui nilai-nilai cinta.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1


.jpg)
