Jangan Sampai Samar! ASN KUA Curup Utara Bongkar Rahasia Bacaan Izhar Halqi Bersama Mahasiswa IAIN Curup
Rejang Lebong (Humas) - pada hari ini Rabu (30/9) tentang “Jangan Sampai Samar! ASN KUA Curup Utara Rahmat Yudhi Septian, M.Pd Bongkar Rahasia Bacaan Izhar Halqi Bersama Mahasiswa IAIN Curup”.
ASN KUA Curup Utara sekaligus Penyuluh Agama Islam, Rahmat Yudhi Septian, M.Pd, memberikan bimbingan penyuluhan kepada mahasiswa IAIN Curup melalui metode halaqah. Kegiatan tersebut berfokus pada pemahaman hukum bacaan Izhar Halqi, salah satu hukum tajwid yang perlu dikuasai agar pembacaan Al-Qur’an dapat dilakukan secara tepat dan sesuai kaidah.
Dalam penyampaian materi, Rahmat menjelaskan bahwa Izhar Halqi berkaitan dengan nun sukun atau tanwin yang bertemu dengan salah satu dari enam huruf halqi, yaitu pada kondisi tersebut, bacaan nun sukun atau tanwin dibaca dengan jelas tanpa disamarkan ke dalam huruf setelahnya.
“Ketepatan membaca Al-Qur’an tidak hanya terletak pada kelancaran, tetapi juga bagaimana setiap hukum tajwid diterapkan dengan benar. Karena itu, mahasiswa perlu memahami kapan bacaan harus diperjelas dan kapan memiliki hukum bacaan yang berbeda,” jelas Rahmat.
Melalui metode halaqah, mahasiswa tidak hanya menerima penjelasan secara teori, tetapi juga diberikan kesempatan untuk menyimak, membaca, dan mempraktikkan contoh-contoh bacaan Izhar Halqi secara langsung. Pola pembelajaran ini membuat proses bimbingan berlangsung interaktif karena peserta dapat langsung mengoreksi kesalahan dan memperbaiki cara membaca.
Rahmat juga mengingatkan mahasiswa agar tidak terburu-buru ketika membaca Al-Qur’an. Menurutnya, mengenali huruf, memperhatikan tanda baca, serta memahami hukum tajwid menjadi bagian penting dalam menjaga ketepatan bacaan. Kesalahan kecil dalam penerapan tajwid dapat memengaruhi kualitas pelafalan sehingga diperlukan latihan secara berulang dan konsisten.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya ASN KUA Curup Utara dalam memberikan edukasi dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa. Melalui bimbingan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan mahasiswa IAIN Curup semakin teliti dalam membaca Al-Qur’an serta mampu menerapkan ilmu tajwid dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan metode halaqah yang mengedepankan interaksi, penyimakan, dan praktik langsung, pembelajaran tajwid tidak berhenti pada teori. Izhar Halqi harus dibaca jelas, dipahami hukumnya, dan dilatih penerapannya, sehingga setiap lantunan ayat Al-Qur’an dapat dibaca dengan lebih tepat dan penuh ketelitian.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #TahsinulQira'ah#IAIN#Mahasiswa#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara


.jpg)
