Samar Bacaannya, Jelas Hukumnya! ASN KUA Curup Utara Kupas Ikhfa Haqiqi dengan Metode Yanbu’a
Rejang Lebong (Humas) – Pemahaman terhadap hukum bacaan Al-Qur’an terus diperkuat melalui pembelajaran tajwid yang tepat dan aplikatif. Hal tersebut dilakukan ASN KUA Curup Utara Rahmat Yudhi Septian, M.Pd pada Kamis (1/10) dengan memberikan materi tentang hukum tajwid Ikhfa Haqiqi menggunakan metode Yanbu’a.
Dalam penyampaiannya, Rahmat menjelaskan bahwa Ikhfa Haqiqi merupakan salah satu hukum bacaan yang perlu dipahami secara teliti agar pembaca Al-Qur’an mampu membedakan cara membaca nun sukun atau tanwin ketika bertemu dengan huruf-huruf Ikhfa. Menurutnya, bacaan yang terdengar samar bukan berarti dibaca tanpa aturan, tetapi memiliki ketentuan tajwid yang harus diterapkan dengan benar.
Dengan pendekatan metode Yanbu’a, materi disampaikan secara bertahap sehingga peserta tidak hanya mengenal teori, tetapi juga diarahkan untuk memahami contoh-contoh bacaan. Rahmat memberikan penjelasan mengenai cara mengenali tanda-tanda hukum Ikhfa Haqiqi sekaligus memperagakan bagaimana pengucapan bacaan tersebut agar sesuai dengan kaidah tajwid.
Suasana pembelajaran semakin interaktif ketika sesi tanya jawab dibuka. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan mengenai contoh bacaan yang masih dianggap membingungkan, khususnya dalam membedakan Ikhfa Haqiqi dengan hukum bacaan lainnya. Setiap pertanyaan dijawab dengan penjelasan sederhana disertai contoh sehingga lebih mudah dipahami.
Rahmat menekankan bahwa belajar tajwid membutuhkan ketelitian dan latihan secara berkelanjutan. Menurutnya, memahami nama hukum bacaan saja belum cukup apabila tidak diiringi kemampuan menerapkannya ketika membaca Al-Qur’an. Karena itu, metode pembelajaran yang menggabungkan penjelasan, contoh, tanya jawab, dan praktik menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan peserta.
Melalui kegiatan tersebut, ASN KUA Curup Utara terus mendorong tumbuhnya budaya membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Pembelajaran tajwid melalui metode Yanbu’a diharapkan dapat membantu peserta semakin percaya diri dalam mengenali dan menerapkan hukum Ikhfa Haqiqi dalam bacaan sehari-hari.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KUA Curup Utara dalam memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Dengan pemahaman tajwid yang semakin baik, diharapkan kecintaan terhadap Al-Qur’an tidak hanya diwujudkan melalui rutinitas membaca, tetapi juga melalui kesungguhan menjaga ketepatan setiap lafaz dan hukum bacaannya.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #IlmuTajwid#MahasiswaIAINCurup#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara


.jpg)
