Dari Huruf hingga Mad, Tak Boleh Sembarangan! PAI KUA Curup Utara Perkuat Fondasi Baca Al-Qur’an Anak TPQ Nurul Iman
Rejang Lebong (Humas) - Pada hari ini Kamis, 1 Oktober 2026 tentang “Dari Huruf hingga Mad, Tak Boleh Sembarangan! PAI KUA Curup Utara Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I Perkuat Fondasi Baca Al-Qur’an Anak TPQ Nurul Iman.” Kegiatan bimbingan penyuluhan keagamaan kembali dilakukan PAI KUA Curup Utara kepada anak-anak TPQ Nurul Iman Desa Perbo dengan fokus meningkatkan kemampuan membaca Iqro dan Al-Qur’an secara tepat, tartil, dan sesuai kaidah tajwid.
Dalam bimbingan tersebut, Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I memberikan perhatian khusus terhadap ketelitian anak-anak dalam mengenali dan membunyikan setiap huruf hijaiyah. Anak-anak diarahkan untuk tidak sekadar mengejar kelancaran membaca, tetapi juga memperhatikan pertemuan antara satu huruf dengan huruf lainnya agar pengucapan tidak berubah dan tetap sesuai dengan makhraj serta sifat huruf.
Menurutnya, kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik harus dibangun dari fondasi yang benar. Kesalahan kecil dalam mengenali huruf maupun mengucapkannya dapat memengaruhi ketepatan bacaan. Karena itu, anak-anak terus diberikan latihan secara bertahap melalui pembacaan Iqro dan Al-Qur’an sekaligus koreksi langsung terhadap bacaan yang masih kurang tepat.
Tidak kalah penting, materi juga diarahkan pada pemahaman panjang dan pendek bacaan. Anak-anak diperkenalkan kembali dengan Mad Wajib Muttashil, sehingga mereka dapat membedakan bacaan yang harus dipanjangkan sesuai ketentuannya. Latihan dilakukan secara berulang agar anak tidak hanya mengetahui teorinya, tetapi mampu menerapkannya ketika membaca ayat Al-Qur’an.
Selain mad, pembinaan juga menyentuh beberapa hukum tajwid yang sering dijumpai dalam bacaan sehari-hari, di antaranya Ikhfa, Qolqolah, dan Idgham. Setiap hukum bacaan dijelaskan dengan contoh, kemudian anak-anak diminta mempraktikkannya secara langsung. Dengan pola tersebut, kesalahan bacaan dapat segera diketahui dan diperbaiki.
Siti Rodiatul Kholidawati menekankan bahwa belajar membaca Al-Qur’an membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan latihan yang berkelanjutan. Anak-anak diharapkan tidak mudah puas hanya karena sudah mampu membaca lancar, tetapi terus berusaha meningkatkan kualitas bacaan dengan memperhatikan huruf, panjang-pendek, serta hukum tajwid yang menyertainya.
Melalui kegiatan bimbingan ini, PAI KUA Curup Utara berharap anak-anak TPQ Nurul Iman Desa Perbo memiliki fondasi membaca Al-Qur’an yang semakin kuat. Pembinaan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini sekaligus membentuk generasi yang tidak hanya gemar membaca, tetapi juga mampu membaca dengan benar, baik, dan sesuai kaidah tajwid.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #IlmuTajwid#PenyuluhAgamaIslamBergerak#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



