Salah Pantul, Salah Dengung, Salah Panjang! PAI KUA Curup Utara Bongkar Titik Rawan Bacaan Al-Qur’an Ibu-Ibu Batu Panco
Rejang Lebong (Humas) - Pada hari ini Jum'at, 2 Oktober 2026, tentang “Salah Pantul, Salah Dengung, Salah Panjang! PAI KUA Curup Utara Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I dan Desi Marlina, S.Pd.I Bongkar Titik Rawan Bacaan Al-Qur’an Ibu-Ibu Batu Panco.”
Pembinaan keagamaan kembali dilakukan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Utara bersama ibu-ibu Majelis Taklim (MT) Nurul Islam dan MT Al Hidayah Desa Batu Panco. Dalam kegiatan tersebut, Siti Rodiatul Kholidawati, S.H.I dan Desi Marlina, S.Pd.I memberikan bimbingan membaca Iqro dan Al-Qur’an dengan menekankan pentingnya ketepatan dalam melafalkan setiap huruf.
Bimbingan tidak hanya berfokus pada kelancaran membaca, tetapi juga mengajak para peserta memperhatikan hubungan antara satu huruf dengan huruf lainnya. Menurut penyuluh, membaca Al-Qur’an membutuhkan ketelitian karena setiap huruf memiliki makhraj dan karakteristik yang perlu diperhatikan agar bacaan tidak berubah dari kaidah yang semestinya.
Sejumlah hukum tajwid turut menjadi perhatian dalam pembinaan, di antaranya Ikhfa, Qolqolah dan Idghom. Para peserta diarahkan untuk mengenali ciri-ciri setiap hukum bacaan sekaligus mempraktikkannya secara langsung. Dengan metode tersebut, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga dapat mendengar dan memperbaiki bacaan ketika terjadi kesalahan.
Ketepatan panjang dan pendek bacaan juga menjadi bagian penting dalam pembelajaran. Terlebih ketika berhadapan dengan bacaan Mad Wajib Mutashil, peserta diberikan pemahaman mengenai cara membaca mad sesuai ketentuannya. Penyuluh mengingatkan agar tidak memendekkan bacaan yang seharusnya dipanjangkan ataupun memanjangkan bacaan yang tidak semestinya.
Suasana pembinaan berlangsung interaktif. Ibu-ibu MT Nurul Islam dan MT Al Hidayah diberikan kesempatan membaca secara bergantian, kemudian penyuluh menyimak dan memberikan koreksi pada bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki. Pola pembelajaran seperti ini diharapkan membuat peserta semakin percaya diri sekaligus terbiasa membaca Al-Qur’an dengan lebih teliti.
Melalui pembinaan tersebut, PAI KUA Curup Utara terus mendorong masyarakat untuk menjadikan kemampuan membaca Al-Qur’an sebagai bagian dari pembelajaran sepanjang hayat. Bukan sekadar mengejar kelancaran, tetapi memastikan setiap huruf, dengung, pantulan, panjang dan pendeknya bacaan dilafalkan secara tepat, sehingga lantunan ayat suci Al-Qur’an semakin baik dan sesuai dengan kaidah tajwid.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #IlmuTajwid#PenyuluhAgamaIslamBergerak#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



