Bekal Spiritual Catin, KUA Curup Timur Bagikan Catatan Doa Penting untuk Suami Istri
Rejang Lebong (Humas) – Tidak hanya memberikan pembekalan tentang kehidupan rumah tangga, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Timur juga memperkuat bekal spiritual calon pengantin (catin) melalui pemberian catatan doa-doa penting untuk suami dan istri. Catatan tersebut diberikan kepada setiap catin yang mengikuti kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di KUA Kecamatan Curup Timur, Selasa (6/10).
Kegiatan Bimwin tersebut menghadirkan Epa Laila, S.Ag. sebagai pemateri. Dalam pembekalannya, catin diberikan pemahaman mengenai pentingnya kesiapan dalam membangun kehidupan rumah tangga, termasuk kesiapan spiritual, komunikasi, tanggung jawab, serta saling menghargai antara suami dan istri.
Sebagai bagian dari penguatan bekal spiritual, setiap catin juga mendapatkan catatan berisi doa-doa penting yang dapat diamalkan dalam kehidupan rumah tangga. Catatan tersebut diharapkan menjadi pengingat agar pasangan senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam menjalani kehidupan bersama.
Kepala KUA Kecamatan Curup Timur, Ibnu Hajar, S.Ag., MHI, mengatakan bahwa pembekalan spiritual merupakan bagian penting dalam mempersiapkan calon pengantin.
“Pernikahan bukan hanya tentang kesiapan administrasi dan pelaksanaan akad. Setelah akad, suami dan istri akan menjalani perjalanan panjang bersama. Karena itu, bekal ilmu agama dan doa sangat penting agar keluarga memiliki pegangan dalam menghadapi berbagai keadaan,” ungkap Ibnu Hajar.
Ia berharap catatan doa yang diberikan kepada catin tidak hanya disimpan, tetapi benar-benar dibaca dan diamalkan setelah mereka memasuki kehidupan rumah tangga.
“Doa merupakan salah satu bentuk ikhtiar kita dalam memohon keberkahan dan ketenangan dalam keluarga. Mudah-mudahan catatan sederhana ini dapat menjadi pengingat bagi pasangan untuk selalu menghadirkan Allah dalam kehidupan rumah tangga,” tambahnya.
Sementara itu, Epa Laila, S.Ag., dalam materi Bimwin mengajak para calon pengantin untuk memahami bahwa kehidupan rumah tangga membutuhkan kesabaran, komunikasi yang baik, saling menghormati, serta komitmen untuk menjalankan hak dan kewajiban masing-masing.
Menurutnya, kehidupan pernikahan tidak selalu berjalan tanpa tantangan. Karena itu, pasangan perlu memiliki bekal ilmu, kematangan sikap, dan kekuatan spiritual agar mampu menghadapi berbagai persoalan dengan bijaksana.
“Menjadi suami atau istri bukan hanya tentang mendapatkan pasangan, tetapi juga tentang belajar menjadi pasangan yang baik. Ketika ada masalah, jangan hanya mengandalkan emosi, tetapi hadapi dengan komunikasi, kesabaran, dan doa,” pesan Epa Laila.
Melalui kegiatan Bimwin dan pemberian catatan doa tersebut, KUA Kecamatan Curup Timur berharap para calon pengantin memiliki bekal yang lebih lengkap sebelum memasuki kehidupan pernikahan.
Dengan demikian, catin tidak hanya siap menghadapi prosesi akad nikah, tetapi juga siap membangun keluarga yang dilandasi ilmu, kasih sayang, tanggung jawab, dan nilai-nilai keagamaan menuju rumah tangga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
(Reli/Edwinsya)Hastag : #KUA CURUP TIMUR #HUMMAS KUA CURUP TIMUR
From : KUA Curup Timur



.jpg)