Teduh di Malam Hari, Santri Darul Maarif NU Hidupkan Masjid dengan Majelis Ilmu
Rejang Lebong, (Humas) — Malam di Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong terasa begitu teduh. Suasana yang cerah dan nyaman berpadu dengan aktivitas para santri yang memilih mengisi malam dengan kegiatan penuh makna, berkumpul bersama dalam majelis ilmu di masjid pesantren (6/10). Di tengah suasana malam yang tenang, para santri tampak mempersiapkan diri untuk mengikuti pengajian kitab. Dengan penuh kesungguhan, mereka duduk bersama menantikan pembelajaran yang dipandu langsung oleh pembina dan pengasuh Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong.
Masjid yang cukup luas terlihat ramai oleh para santri. Barisan demi barisan terbentuk dengan rapi, menciptakan pemandangan yang sederhana namun penuh makna. Tidak ada kemewahan dalam suasana tersebut, tetapi terlihat jelas semangat para santri dalam menuntut ilmu dan menjalani kehidupan pesantren. Sebelum dan sesudah rangkaian pembelajaran, para santri juga membiasakan diri melaksanakan shalat berjamaah. Aktivitas tersebut menjadi bagian penting dari keseharian mereka, sekaligus membangun kedisiplinan dalam menjalankan ibadah dan membentuk kebiasaan hidup yang teratur.
Majelis ilmu pada malam hari menjadi salah satu ruang penting bagi santri untuk memperdalam pengetahuan keagamaan. Bukan hanya mendengarkan penjelasan, para santri juga belajar mempersiapkan kitab, menyimak dengan baik, serta memahami pelajaran secara bertahap.
Pemandangan masjid yang dipenuhi santri pada malam hari menghadirkan suasana tersendiri. Cahaya masjid, ketenangan malam, dan suara pembelajaran yang berlangsung di dalamnya seakan menjadi gambaran sederhana tentang perjuangan anak-anak pesantren dalam menempuh pendidikan.
Bagi mereka, malam bukan hanya waktu untuk beristirahat. Ada waktu yang digunakan untuk beribadah, ada kesempatan untuk belajar, dan ada pula kebersamaan yang membentuk persaudaraan antarsantri.
Di sinilah kehidupan pesantren memberikan pengalaman yang tidak selalu ditemukan di ruang kelas. Santri belajar bahwa ilmu membutuhkan kesungguhan, ibadah membutuhkan kedisiplinan, dan keberhasilan membutuhkan proses yang panjang.
Suasana yang adem dan indah di masjid malam itu menjadi pengingat bahwa di balik aktivitas sehari-hari para santri, ada perjuangan yang terus mereka jalani. Sedikit demi sedikit, melalui majelis ilmu, shalat berjamaah, pengajian kitab, dan kebersamaan, mereka ditempa menjadi generasi yang diharapkan memiliki ilmu, akhlak, dan keteguhan dalam menjalani kehidupan.
(De/Edwinsya)Hastag : #DarulMaarifNU #RejangLebong #PondokPesantren #Kemenag #MajelisIlmu #NgajiKitab #PengajianSantri
From : MA Darul Maarif NU

.jpg)
.jpg)
