Tingkatkan Kualitas Ibadah, Guru MIN 1 Rejang Lebong Bimbing Bacaan Sholat Siswa
Rejang Lebong (Humas) – Dalam rangka meningkatkan kualitas ibadah sekaligus membiasakan siswa melaksanakan sholat dengan baik dan benar, guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong terus memberikan bimbingan keagamaan kepada peserta didik. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pembinaan bacaan dan gerakan sholat sebelum pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah di halaman madrasah, Selasa (6/10).
Bimbingan tersebut disampaikan oleh Jumadi, S.Pd.I dan didampingi Koordinator Bidang Keagamaan MIN 1 Rejang Lebong, Yansa Andresta, M.Pd. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembiasaan keagamaan yang secara rutin dilaksanakan di madrasah sebagai sarana membentuk karakter religius serta meningkatkan pemahaman siswa dalam melaksanakan ibadah sehari-hari.
Jumadi, S.Pd.I menjelaskan bahwa pembinaan bacaan sholat diberikan agar siswa tidak hanya terbiasa melaksanakan sholat, tetapi juga memahami dan mampu melafalkan setiap bacaan dengan tepat. Menurutnya, pembiasaan sejak dini sangat penting karena sholat merupakan salah satu ibadah utama yang perlu dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan ketepatan.
“Kami membimbing siswa untuk memperbaiki bacaan sholat, mulai dari niat, takbir, bacaan Al-Fatihah, surat pendek, hingga bacaan pada setiap gerakan sholat. Harapannya, siswa semakin percaya diri dan mampu melaksanakan sholat dengan bacaan yang benar,” ujar Jumadi.
Koordinator Bidang Keagamaan MIN 1 Rejang Lebong, Yansa Andresta, M.Pd., turut menekankan pentingnya pembiasaan ibadah secara konsisten di lingkungan madrasah. Menurutnya, kegiatan Sholat Dhuha berjamaah tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi momentum bagi guru untuk memberikan pendampingan dan koreksi secara langsung kepada siswa.
“Pembinaan seperti ini menjadi bagian penting dalam pendidikan di madrasah. Siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara teori, tetapi juga langsung mempraktikkannya. Ketika ditemukan bacaan atau gerakan yang masih kurang tepat, guru dapat memberikan arahan dan membimbing siswa untuk memperbaikinya,” jelas Yansa.
Ia menambahkan, kegiatan keagamaan yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan positif dalam diri siswa. Dengan adanya pendampingan dari guru, siswa diharapkan semakin memahami bahwa pelaksanaan ibadah membutuhkan ketepatan bacaan, gerakan, serta kekhusyukan.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan pembinaan keagamaan tersebut. Ia menilai pembiasaan ibadah merupakan bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan karakter religius.
“Kami terus mendorong kegiatan pembiasaan keagamaan di madrasah, termasuk Sholat Dhuha berjamaah dan pembinaan bacaan sholat. Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan semakin terbiasa beribadah dengan benar dan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam setiap ibadah,” ungkap Mufidatul.
Pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah kemudian diikuti oleh siswa dan guru dengan tertib. Sebelum dimulai, siswa diberikan arahan terkait bacaan dan pelaksanaan sholat sehingga mereka dapat mengikuti kegiatan dengan lebih baik.
Melalui kegiatan tersebut, MIN 1 Rejang Lebong terus berupaya menjadikan lingkungan madrasah sebagai ruang pembelajaran yang mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan, dan pembentukan karakter. Pembinaan bacaan sholat diharapkan tidak berhenti pada kegiatan di madrasah, tetapi juga dapat diterapkan dan menjadi kebiasaan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #Humas #MIN1RL #Madrasah #SiPILAH #Rejang_Lebong
From : MIN 1

.jpg)
.jpg)
