Dalami Praktik Pembelajaran, Mahasiswa IAIN Curup Observasi Fiqih di MIN 1 Rejang Lebong
Rejang Lebong (Humas) – Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup melaksanakan kegiatan observasi pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong pada Selasa (6/10). Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas 6A tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pengalaman lapangan bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah.
Observasi dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa melihat secara langsung pelaksanaan pembelajaran di lingkungan madrasah. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mengamati proses pembelajaran Fiqih yang berlangsung di kelas 6A, mulai dari kegiatan awal, penyampaian materi, interaksi guru dan siswa, hingga keterlibatan siswa selama proses pembelajaran.
Adapun mahasiswa IAIN Curup yang mengikuti kegiatan observasi tersebut yakni Mustaqim Adzikri, Oryza Ade, Silma Cahya, Arfina, Reza Agustin, dan Hilna. Keenam mahasiswa tersebut mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian serta mencatat berbagai hal yang dianggap penting sebagai bahan pembelajaran dan evaluasi akademik.
Koordinator Bidang Kurikulum MIN 1 Rejang Lebong, Hilda Kurniati, S.Pd.SD, menyambut baik pelaksanaan observasi tersebut. Menurutnya, kegiatan observasi mahasiswa merupakan bagian positif dari kerja sama antara perguruan tinggi dan madrasah, khususnya dalam memberikan pengalaman nyata kepada calon pendidik.
“Kami menyambut baik kegiatan observasi yang dilakukan mahasiswa IAIN Curup. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat melihat secara langsung bagaimana proses pembelajaran Fiqih dilaksanakan di madrasah, termasuk bagaimana guru membangun interaksi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran,” ujar Hilda.
Ia menambahkan bahwa pengalaman observasi di lingkungan madrasah diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa dalam memahami kondisi pembelajaran secara nyata. Menurutnya, teori yang diperoleh selama perkuliahan akan semakin bermakna ketika mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengamati dan memahami praktik pembelajaran secara langsung.
Selama observasi, mahasiswa juga memperhatikan berbagai aspek dalam pembelajaran Fiqih, seperti metode yang digunakan, penyampaian materi, respons siswa, pengelolaan kelas, serta proses komunikasi antara guru dan peserta didik. Hasil pengamatan tersebut nantinya dapat menjadi bahan bagi mahasiswa dalam menyusun laporan kegiatan sesuai dengan kebutuhan akademik.
Hilda berharap kegiatan observasi semacam ini dapat terus terlaksana dan memberikan manfaat bagi kedua pihak. Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan dan pengalaman sebelum terjun ke dunia pendidikan, sedangkan bagi madrasah menjadi bagian dari kontribusi dalam mendukung pengembangan calon tenaga pendidik yang profesional.
“Kami berharap mahasiswa dapat mengambil pengalaman sebanyak mungkin selama berada di madrasah. Semoga hasil observasi ini dapat menambah wawasan mereka tentang praktik pembelajaran sekaligus menjadi bekal untuk menjadi pendidik yang kompeten dan mampu memberikan pembelajaran terbaik bagi peserta didik,” pungkasnya.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #Humas #MIN1RL #Madrasah #SiPILAH #Rejang_Lebong
From : MIN 1



