AKGTK Sesi 1 Ditunda, Guru MIN 1 Rejang Lebong Diminta Tingkatkan Kesiapan
Rejang Lebong (Humas) – Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah 2026 sesi pertama yang diikuti guru Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Rejang Lebong pada Senin (5/10) harus mengalami penundaan akibat kendala teknis. Penundaan tersebut juga terjadi secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu guru MIN 1 Rejang Lebong yang mengikuti AKGTK sesi pertama, Rolly Junizan, M.Pd., turut terdampak atas penundaan pelaksanaan asesmen tersebut. Meski demikian, penundaan ini diharapkan dapat menjadi kesempatan bagi peserta untuk kembali mempersiapkan diri secara lebih maksimal sebelum mengikuti asesmen pada jadwal berikutnya.
Operator MIN 1 Rejang Lebong, Aji Prayetno, M.Pd., menyampaikan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, pelaksanaan AKGTK sesi pertama pada Senin (05/10) harus ditunda karena adanya kendala teknis. Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di satu madrasah, tetapi berlangsung secara luas dalam pelaksanaan AKGTK.
“Untuk sesi pertama hari ini pelaksanaannya harus ditunda karena terdapat kendala teknis. Pelaksanaan akan dijadwalkan kembali pada Jumat, 09 Oktober 2026, pukul 13.30 sampai dengan 15.30 WIB,” jelas Aji Prayetno.
Menurutnya, informasi mengenai perubahan jadwal tersebut perlu menjadi perhatian bagi peserta agar dapat mempersiapkan kembali perangkat dan kebutuhan yang diperlukan untuk mengikuti asesmen. Dengan adanya penjadwalan ulang, peserta diharapkan dapat mengikuti pelaksanaan AKGTK dengan lebih siap dan lancar.
Kepala MIN 1 Rejang Lebong, Mufidatul Chairi, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa penundaan pelaksanaan bukan menjadi alasan bagi guru untuk mengurangi kesiapan. Sebaliknya, waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk melakukan persiapan dan memastikan seluruh kebutuhan asesmen telah terpenuhi.
“Kami berharap guru yang mengikuti AKGTK dapat memanfaatkan waktu sebelum pelaksanaan berikutnya untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Penundaan ini hendaknya dijadikan kesempatan untuk semakin mematangkan kesiapan, baik dari sisi kompetensi maupun teknis,” ujar Mufidatul Chairi.
Ia juga menegaskan bahwa AKGTK merupakan salah satu bagian penting dalam pemetaan dan pengembangan kompetensi guru serta tenaga kependidikan madrasah. Karena itu, setiap peserta diharapkan mengikuti asesmen dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.
Dengan adanya penjadwalan ulang tersebut, guru MIN 1 Rejang Lebong yang mengikuti AKGTK diharapkan dapat kembali mempersiapkan diri secara optimal. Pelaksanaan asesmen sesi pertama dijadwalkan kembali pada Jumat (09/10) pukul 13.30 hingga 15.30 WIB, dengan harapan seluruh proses dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis.
(Randi/Edwinsya)Hastag : #MIN1RL #Humas
From : MIN 1

.jpg)
.jpg)
