Sekali Scan, Data Tamu Tercatat, KUA Curup Timur Perkuat Layanan Digital
Rejang Lebong (Humas) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mengikuti perkembangan digitalisasi administrasi, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Curup Timur menerapkan sistem pendataan tamu melalui scan barcode. (7/10)
Inovasi tersebut diterapkan sebagai bagian dari upaya KUA Curup Timur menciptakan pelayanan yang lebih tertib, praktis, cepat, dan mudah dalam pendataan kunjungan masyarakat. Setiap tamu yang datang ke kantor diarahkan untuk melakukan scan barcode yang telah disediakan pada area pelayanan.
Melalui sistem tersebut, data kunjungan tamu dapat tercatat secara digital sehingga memudahkan petugas dalam melakukan pendataan dan dokumentasi aktivitas pelayanan di KUA Curup Timur.
Kepala KUA Kecamatan Curup Timur, Ibnu Hajar, S.Ag., MHI., menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi sederhana seperti scan barcode merupakan langkah nyata dalam membangun budaya kerja yang lebih efektif dan modern.
“Digitalisasi tidak harus selalu dengan sistem yang rumit. Dengan memanfaatkan barcode untuk pendataan tamu, kita berusaha memberikan kemudahan kepada masyarakat sekaligus membuat administrasi kunjungan lebih tertib dan terdokumentasi,” ujar Ibnu Hajar.
Ia menambahkan, penerapan buku tamu digital juga menjadi bagian dari komitmen KUA Curup Timur untuk terus melakukan inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Reli Kusmanto, S.Pd.I, yang mendapat amanah dari Kepala KUA Curup Timur untuk merancang inovasi pendataan tamu berbasis scan barcode tersebut, menjelaskan bahwa gagasan ini berangkat dari kebutuhan untuk membuat pencatatan kunjungan yang lebih praktis dan mudah dikelola.
“Alhamdulillah, kami mendapat amanah dari Kepala KUA untuk merancang sistem pendataan tamu menggunakan barcode. Harapannya, tamu tidak perlu lagi mengisi buku kunjungan secara manual. Cukup melakukan scan, kemudian mengisi data yang diperlukan, sehingga pencatatan menjadi lebih cepat, rapi dan terdokumentasi secara digital,” ungkap Reli Kusmanto.
Menurut Reli, inovasi tersebut juga diharapkan menjadi bagian dari langkah kecil KUA Curup Timur dalam membangun pelayanan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Ini memang sederhana, tetapi kami berharap dari hal-hal sederhana seperti inilah budaya digital di lingkungan pelayanan KUA bisa terus berkembang. Yang terpenting, teknologi yang digunakan harus memberikan kemudahan bagi masyarakat dan membantu petugas dalam bekerja,” tambahnya.
Penerapan scan barcode tersebut mendapat dukungan dari jajaran ASN KUA Curup Timur. Petugas membantu memberikan arahan kepada tamu yang belum terbiasa menggunakan sistem digital sehingga proses pengisian data dapat dilakukan dengan mudah.
Dengan adanya inovasi ini, KUA Curup Timur terus mendorong pemanfaatan teknologi dalam berbagai aspek pelayanan. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya pelayanan publik yang semakin efektif serta selaras dengan semangat transformasi digital di lingkungan Kementerian Agama.
KUA Curup Timur berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan yang sederhana namun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sekali scan, data tercatat, pelayanan semakin tertib dan terdokumentasi.
(Reli/Edwinsya)Hastag : KUA CURUP TIMUR #HUMAS KUA CURUP TIMUR
From : KUA Curup Timur

.jpg)
.jpg)
