Malam Penuh Cerita, Drama Santri Darul Maarif NU Hidupkan Keteladanan dan Semangat Ahlussunnah Wal Jamaah
Rejang Lebong, (Humas) — Malam di Pondok Pesantren Darul Ma’arif NU Rejang Lebong terasa semakin berwarna ketika para santri memanfaatkan kesempatan untuk menampilkan kreativitas seni drama di Aula Masjid Jamik Pesantren. Dengan penuh penghayatan, para santri memainkan berbagai karakter dan menghadirkan cerita yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menyentuh hati (7/10).
Kegiatan seperti ini tidak setiap waktu dilaksanakan. Ketika terdapat momen dan kesempatan, santri diberikan ruang untuk mengisi waktu dengan kegiatan kreatif yang dapat menjadi penyegaran suasana di tengah padatnya aktivitas pembelajaran dan kehidupan pesantren. Suasana pun menjadi lebih santai, penuh tawa, sekaligus tetap membawa pesan pendidikan.
Berbekal kreativitas dan keberanian tampil, para santri berusaha menirukan karakter sejumlah tokoh yang memiliki pengaruh dalam perjalanan dakwah dan pengembangan Islam. Setiap peran dimainkan dengan ekspresi, dialog, dan gerak yang membuat alur cerita terasa hidup.
Gelak tawa sesekali terdengar dari para penonton ketika para santri berhasil membawakan karakter dengan gaya yang menghibur. Namun di balik suasana penuh canda tersebut, terselip pesan-pesan keteladanan, perjuangan, serta nilai-nilai keislaman yang ingin disampaikan melalui pertunjukan.
Bagi santri Darul Ma’arif NU, kesempatan tampil dalam drama menjadi ruang untuk mengembangkan keberanian, kreativitas, kemampuan berkomunikasi, dan kerja sama. Mereka belajar bahwa sebuah pertunjukan tidak lahir dari satu orang saja, tetapi membutuhkan kekompakan seluruh pemain dalam mempersiapkan cerita hingga menampilkannya di hadapan penonton.
Lebih dari sekadar mengisi waktu, kreasi drama tersebut menjadi cara santri mengenal kembali tokoh, perjalanan dakwah, dan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah melalui pendekatan seni yang dekat dengan dunia mereka. Kegiatan ini juga memberikan ruang bagi santri untuk sejenak merefleksikan suasana, menikmati kebersamaan, dan mengekspresikan bakat yang mereka miliki.
Malam pun menjadi penuh cerita. Dari panggung sederhana di Aula Masjid Jamik, para santri menunjukkan bahwa kehidupan pesantren tidak hanya tentang belajar dan mengaji, tetapi juga memberikan ruang untuk berekspresi, berkreasi, membangun kebersamaan, serta menghadirkan nilai-nilai kebaikan melalui karya.
(De/Edwinsya)Hastag : #MADarulMaarifNU #SantriBerkreasi #DramaSantri #SantriBerkarya #KreativitasSantri #PesantrenKreatif #AswajaAnNahdliyah #SantriHebat #RejangLebong
From : MA Darul Maarif NU



