Tekankan Adab di Atas Kepintaran, MTsN 2 Rejang Lebong Tanamkan Pendidikan Karakter melalui Upacara Senin
Rejang Lebong, (Humas) — Pendidikan tidak hanya bertujuan mencerdaskan murid, tetapi juga membentuk pribadi yang beradab, berakhlak mulia, dan mampu menghargai sesama. Pesan tersebut menjadi penekanan dalam upacara bendera rutin hari Senin di halaman MTsN 2 Rejang Lebong, Senin (12/10). Upacara kali ini dilaksanakan dengan petugas dari kelas 8A dan Rahayu Nengsih, S.Pd.I., Gr., selaku wali kelas 8A yang bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menyampaikan pesan utama, “Orang pintar itu bagus, tapi orang beradab jauh lebih bagus.”
Pesan tersebut mengingatkan murid bahwa kecerdasan akademik perlu berjalan seiring dengan sikap, etika, dan perilaku yang baik. Nilai akademik yang tinggi merupakan hal positif, tetapi kemampuan menghormati guru, menyayangi teman, berkata santun, menjaga kejujuran, serta menaati aturan juga menjadi bagian penting dari keberhasilan pendidikan.
Dalam kehidupan sehari-hari, kecerdasan membantu seseorang memahami persoalan dan menemukan solusi. Namun, adab menjadi pedoman dalam menggunakan pengetahuan tersebut secara bertanggung jawab. Tanpa adab, kepintaran berisiko tidak memberikan manfaat yang optimal bagi diri sendiri maupun lingkungan.
Rahayu Nengsih mengajak murid untuk menerapkan nilai-nilai tersebut melalui kebiasaan sederhana di madrasah, seperti menghormati guru dan tenaga kependidikan, mendengarkan ketika orang lain berbicara, tidak merendahkan teman, menjaga kebersihan lingkungan, serta berani mengakui kesalahan. Kebiasaan tersebut perlu dibangun secara konsisten agar tidak berhenti sebagai nasihat saat upacara, tetapi benar-benar menjadi karakter.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., MM., melalui Waka Akademik, Apriliandi, M.Pd., Gr., menegaskan bahwa pembentukan karakter harus berjalan beriringan dengan peningkatan prestasi akademik. Menurutnya, madrasah memiliki tanggung jawab untuk mendidik murid agar tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak dan kepedulian sosial.
“Orang yang berilmu tentu kita harapkan, tetapi ilmu harus disertai adab. Murid perlu memahami bahwa menghormati orang lain, menjaga perkataan, bersikap jujur, dan bertanggung jawab merupakan bagian dari keberhasilan pendidikan. Kepintaran akan semakin bermakna ketika digunakan untuk kebaikan,” ungkap Ririn.
Ia juga mengingatkan bahwa pendidikan karakter bukan hanya tanggung jawab guru ketika menyampaikan amanat atau materi pembelajaran. Nilai-nilai tersebut perlu dicontohkan, dibiasakan, dan diperkuat melalui kerja sama seluruh warga madrasah.
“Adab tidak cukup diajarkan melalui kata-kata, tetapi harus ditunjukkan dalam tindakan sehari-hari. Karena itu, mari kita bangun lingkungan madrasah yang membiasakan kesantunan, kedisiplinan, saling menghargai, dan kepedulian. Dengan begitu, murid dapat berkembang menjadi pribadi yang cerdas sekaligus berakhlak mulia,” tambahnya.
Upacara bendera rutin setiap Senin menjadi salah satu sarana pembinaan karakter di MTsN 2 Rejang Lebong. Selain melatih kedisiplinan dan tanggung jawab melalui pelaksanaan tugas upacara, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan pendidikan yang relevan dengan kehidupan murid.
Melalui amanat tersebut, murid diharapkan mampu melakukan refleksi terhadap perilaku masing-masing dan mulai memperbaiki kebiasaan yang belum sesuai dengan nilai-nilai adab. Dengan mengutamakan sikap saling menghormati, kejujuran, dan tanggung jawab, budaya positif dapat tumbuh dan terpelihara di lingkungan madrasah.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2



