Jangan Asal Bunyi, Jangan Putus Sambungan! PAI KUA Curup Utara Gembleng Ibu-Ibu MT Al Hidayah Kuasai Bacaan Iqro
Rejang Lebong (Humas) — Membaca Iqro bukan sekadar melafalkan huruf hijaiyah, tetapi juga membutuhkan ketelitian dalam membedakan setiap huruf, menjaga panjang pendek bacaan, serta menyambungkan huruf demi huruf dengan tepat. Semangat inilah yang ditekankan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Kecamatan Curup Utara, Desi Marlina, S.Pd.I, saat memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada ibu-ibu Majelis Taklim (MT) Al Hidayah Desa Batu Panco pada Jumat (9/10).
Dalam kegiatan tersebut, Desi Marlina mengajak para peserta untuk lebih cermat mengenali huruf hijaiyah. Setiap huruf memiliki karakteristik dan cara pelafalan tersendiri sehingga tidak boleh dibaca secara asal-asalan. Ketepatan mengenali huruf menjadi dasar penting dalam membangun kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik dan benar.
Bukan hanya mengenali huruf, panjang pendek bacaan juga menjadi perhatian utama. Para ibu dibimbing agar memahami perbedaan bacaan yang harus dibaca pendek dan bacaan yang perlu dipanjangkan sesuai ketentuannya. Kebiasaan membaca tanpa memperhatikan panjang pendek dapat memengaruhi ketepatan pelafalan. Karena itu, latihan berulang dan pendampingan menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran Iqro.
Selain itu, Desi juga menekankan pentingnya memahami penyambungan huruf hijaiyah. Huruf yang awalnya dipelajari satu per satu harus mampu dibaca ketika telah dirangkai menjadi satu kesatuan. Peserta diajak untuk tidak hanya terpaku pada bentuk huruf secara terpisah, tetapi juga mengenali perubahan bentuk huruf ketika disambungkan dalam rangkaian bacaan.
Melalui bimbingan tersebut, ibu-ibu MT Al Hidayah mendapatkan kesempatan untuk melatih bacaan, mengulang materi, dan memperbaiki pelafalan yang masih belum tepat. Proses belajar dilakukan secara bertahap agar peserta semakin percaya diri dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi huruf atau rangkaian bacaan yang terasa sulit. Semangat untuk terus belajar menjadi modal utama dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya PAI KUA Kecamatan Curup Utara dalam memperkuat pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Majelis taklim tidak hanya menjadi tempat mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang belajar yang mendorong para ibu untuk terus meningkatkan pengetahuan agama dan kemampuan membaca Al-Qur’an.
Melalui bimbingan di MT Al Hidayah Desa Batu Panco ini, diharapkan para peserta semakin teliti membedakan huruf, semakin tepat menerapkan panjang pendek bacaan, dan semakin lancar menyambungkan huruf hijaiyah. Sebab, membaca Iqro bukan tentang siapa yang paling cepat menyelesaikan halaman, melainkan tentang kesungguhan memperbaiki bacaan dari satu huruf ke huruf berikutnya. PAI KUA Kecamatan Curup Utara terus mendorong semangat belajar Al-Qur’an agar tumbuh di tengah masyarakat, dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.
(Rodia/Edwinsya)Hastag : #PenyuluhAgamaIslamBergerak#KUACurupUtara
From : KUA Curup Utara



