Belajar Procedure Text Sambil Membuat Getuk, Murid Kelas 9 MTsN 2 Filial Rejang Lebong Kenali Kuliner Nusantara
Rejang Lebong, (Humas) — Pembelajaran Bahasa Inggris di MTsN 2 Filial Rejang Lebong dikemas secara kontekstual melalui praktik membuat makanan tradisional Indonesia. Bertempat di kelas 9C, guru Bahasa Inggris Yeni Oktavia, S.Pd.I., Gr., mengajak murid mempraktikkan pembuatan getuk sebagai penerapan materi procedure text, Senin (12/10).
Kegiatan ini dirancang agar murid tidak hanya memahami struktur dan kaidah kebahasaan melalui buku, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas nyata. Getuk dipilih sebagai objek praktik karena merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia berbahan dasar singkong yang memiliki nilai budaya dan dekat dengan kehidupan masyarakat.
Dalam pembelajaran tersebut, murid mempelajari bagaimana menjelaskan bahan, peralatan, serta tahapan pembuatan makanan secara runtut dalam Bahasa Inggris. Setiap langkah perlu disampaikan secara jelas agar pembaca atau pendengar dapat mengikuti petunjuk dan memperoleh hasil sesuai tujuan.
Materi procedure text sendiri berfokus pada teks yang menjelaskan cara melakukan atau membuat sesuatu. Struktur umumnya mencakup tujuan (goal), bahan dan alat (materials and tools), serta langkah-langkah (steps). Melalui praktik membuat getuk, murid dapat menghubungkan struktur teks dengan kegiatan konkret sekaligus mempelajari penggunaan kata kerja perintah (imperative verbs), kosakata bahan makanan, dan kata penghubung urutan seperti first, next, then, dan finally.
Melalui kegiatan ini, murid memperoleh pengalaman belajar yang lebih bermakna karena bahasa digunakan sebagai alat untuk menjelaskan proses, bukan sekadar sebagai materi hafalan. Murid juga dilatih menyusun instruksi secara logis, bekerja sama, berkomunikasi, dan memperhatikan ketepatan urutan langkah.
Pembelajaran tersebut sekaligus mengintegrasikan nilai cinta tanah air melalui pengenalan makanan tradisional Indonesia. Murid diajak memahami bahwa kekayaan kuliner merupakan bagian dari identitas budaya bangsa yang perlu dikenal, dihargai, dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Kepala MTsN 2 Rejang Lebong, Wawan Herianto, S.Pd., MM., melalui Koordinator MTsN 2 Filial, Sri Wahyulianti, S.Pd.I., Gr., mengapresiasi pembelajaran yang menghubungkan kompetensi akademik dengan penguatan karakter dan pengenalan budaya lokal maupun nasional.
“Pembelajaran akan lebih bermakna ketika murid dapat melihat langsung manfaat materi yang dipelajari. Melalui praktik membuat getuk, murid belajar Bahasa Inggris sekaligus mengenal kekayaan kuliner Indonesia. Inilah salah satu cara menghubungkan pengetahuan, keterampilan, dan pembentukan karakter dalam satu kegiatan,” ungkap Sri.
Ia juga menegaskan bahwa pengenalan budaya bangsa perlu dilakukan melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan murid. Dengan mengenal makanan tradisional dan memahami proses pembuatannya, murid diharapkan tumbuh menjadi generasi yang terbuka terhadap pengetahuan baru tanpa melupakan identitas bangsanya.
“Cinta tanah air dapat ditanamkan melalui hal-hal sederhana, termasuk mengenal dan menghargai makanan tradisional Indonesia. Kita ingin murid mampu berkomunikasi dalam bahasa asing, tetapi tetap bangga terhadap budaya sendiri. Keduanya bukan sesuatu yang bertentangan, melainkan dapat saling menguatkan,” tambahnya.
Praktik pembelajaran seperti ini juga dapat dikembangkan melalui kegiatan lanjutan, misalnya meminta murid menulis resep getuk dalam Bahasa Inggris, membuat video tutorial singkat, mempresentasikan tahapan pembuatan, atau membandingkan makanan tradisional dari berbagai daerah. Hasil kegiatan tersebut dapat digunakan guru untuk menilai pemahaman struktur teks, ketepatan kosakata, penggunaan kalimat perintah, dan keterampilan komunikasi murid.
Melalui praktik membuat getuk, MTsN 2 Filial Rejang Lebong menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris dapat berlangsung secara kreatif, aplikatif, dan berorientasi pada pengalaman nyata. Murid tidak hanya belajar menyusun procedure text, tetapi juga mengembangkan keterampilan berbahasa, kerja sama, serta penghargaan terhadap warisan kuliner Indonesia.
(Ririn/Edwinsya)Hastag : #kemenagrejanglebong #mtsn2rejanglebong
From : MTsN 2


