Perkuat Kesiapan Transformasi Digital Madrasah, Kepala MA Darul Maarif NU Ikuti Rakor Persiapan Penggunaan Sahabat KBC se-Provinsi Bengkulu
REJANG LEBONG, (Humas) — Penguatan tata kelola pendidikan madrasah terus menjadi perhatian dalam menghadapi perkembangan kebijakan dan kebutuhan pembelajaran berbasis digital. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan pengelolaan pendidikan, Kepala Madrasah Aliyah (MA) Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, Dedi Priyanto, S.E., M.E.Gr mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Penggunaan Sahabat KBC yang melibatkan para kepala madrasah dan operator madrasah se-Provinsi Bengkulu, Selasa (13/10).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai ini menjadi ruang koordinasi bagi satuan pendidikan madrasah untuk memperoleh pemahaman yang lebih jelas mengenai penggunaan Sahabat KBC sekaligus mempersiapkan pelaksanaannya di lingkungan madrasah masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, materi mengenai KBC disampaikan oleh Bapak Sapruni dan Bapak Arief dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu. Pemaparan ini memberikan penjelasan terkait persiapan penggunaan Sahabat KBC, sekaligus menjadi kesempatan bagi para peserta untuk memperkuat pemahaman mengenai penerapan sistem tersebut dalam mendukung pengelolaan pendidikan madrasah.
Tidak hanya berfokus pada aspek penggunaan platform, koordinasi ini juga menyoroti penguatan pengembangan kurikulum. Aspek tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa pemanfaatan teknologi berjalan selaras dengan kebutuhan pembelajaran, perencanaan pendidikan, serta upaya peningkatan mutu madrasah.
Keterlibatan kepala madrasah dan operator dalam satu forum koordinasi juga memiliki arti strategis. Kepala madrasah berperan dalam mengarahkan kebijakan dan pelaksanaan program di satuan pendidikan, sedangkan operator mendukung aspek teknis serta pengelolaan data sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kesamaan pemahaman di antara keduanya diharapkan dapat membantu proses persiapan berjalan lebih terarah.
Bagi MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, partisipasi dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan kelembagaan sebagai madrasah yang terus berkembang. Dengan mengikuti perkembangan kebijakan dan memperoleh informasi langsung dari pihak Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, madrasah dapat mempersiapkan langkah-langkah penyesuaian secara lebih cermat.
Di tengah perkembangan dunia pendidikan, penguatan kurikulum dan pemanfaatan teknologi tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Keduanya perlu saling mendukung agar administrasi pendidikan semakin tertata, perencanaan pembelajaran semakin terarah, dan layanan pendidikan dapat terus ditingkatkan sesuai kebutuhan peserta didik.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh madrasah di Provinsi Bengkulu memiliki kesiapan dan pemahaman yang semakin baik dalam menghadapi penggunaan Sahabat KBC serta pengembangan kurikulum. Bagi MA Darul Ma’arif NU Rejang Lebong, kegiatan ini menjadi salah satu langkah untuk terus belajar, beradaptasi, dan membangun tata kelola pendidikan yang lebih baik demi kemajuan madrasah dan masa depan santri.
(De/Edwinsya)Hastag : #MADarulMaarifNU #MadrasahDigital #SahabatKBC #KemenagBengkulu #RakorMadrasah #PengembanganKurikulum #TransformasiPendidikan #MadrasahMaju
From : MA Darul Maarif NU


