Kepala KUA Binduriang Pimpin Ijab Qabul dengan Nasehat Bijak dan Penuh Makna
REJANG LEBONG (HUMAS) ---- Selasa, 6
Agustus 2024 , bertempat di Desa Kampung Jeruk Kecamatan Binduriang Kepala KUA
Biduriang sekaligus penghulu melaksanakan tugas pencatatan nikah atas nama calon
pengantin Alpiyansah yang berasal dari Desa Simpang Beliti dengan Jirah Tamara
berasal dari Desa Kampung Jeruk. Pada proses pelaksanaan pencatatan nikah ini
hadir tokoh-tokoh masyarakat, imam dan perangkat agama Desa Kampung Jeruk.
Sebelum pelaksaan ijab dan qabul H. Suryono
menyampaian Khutbah nikah beliau mengatakan bahwa Pernikahan bukan saja berupa ikatan antara suami dan isteri, tetapi juga
ikatan antara keluarga besar keduanya. Pengantin perempuan akan memiliki
seorang suami dan seluruh keluarga besar suaminya, begitu juga pengantin
laki-laki. Kedua insan ini setelah pernikahan, masing-masing akan memiliki dua
orang ibu dan dua orang ayah, serta dua keluarga besar.
Nasehat tersebut
disampaikan Penghulu Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Binduriang saat
memimpin prosesi akad nikah pasangan calon pengantin (catin) Alpiyansah denganJirah
Tamara di Desa Kampung Jeruk pukul. 10.00
WIB.
Penghulu yang terkenal
dengan panggilan Pak Haji mengatakan bahwa pernikahan merupakan suatu ikatan
suci yang mengikat dua buah hati dan juga dua keluarga menjadi satu.
Karena setelah menikah orang tua pasangan suami-isteri adalah orang tua keduanya
yang dituntut untuk menjaga hubungan baik antara pencipta dengan manusia (hablum
minallah dan hablum minnannas).
"Untuk mewujudkan
keluarga yang sejahtera dan bahagia, atau istilah Al-Qur'an sakinah
mawaddah warahmah, maka pasangan suami isteri untuk menjaga selalu
bermuasyarah bil makruf, suami sebagai pemegang kendali kepemimpinan dalam
keluarga dan adanya saling pengertian dan toleransi," lanjut H. Suryono
Lebih lanjut ia mengatakan bagaimana
keadaan seharusnya sikap seorang isteri yang sangat patuh kepada suaminya.
Karena bagi seorang isteri, suami adalah junjungan, walaupun isteri juga
memiliki penghasilan, isteri tidak berani memberikan santunan kepada
ayah/ibunya tanpa sepengetahuan suaminya. Proses Ijab Qabul berlangsung hikmat dan sakral dengan
disaksikan oleh tamu undangan yang hadir pada acara hari ini
(Diana Erlina, S. Sos/Prada Utama, S.I.Kom)
Hastag : #KUABINDURIANGSIAPMELAYANIDENGANSEPENUHHATI
From : KUA Binduriang

.jpg)

