Merangkai Ayat, Menggema Dakwah: Tim Syarhil Qur’an Santri Darul Maarif NU Warnai Malam Kedua Semarak Hari Santri
Rejang Lebong, (Humas) – Semarak menyambut Hari Santri Nasional yang jatuh pada Kamis (22/10) terus bergelora di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ma’arif Nahdlatul Ulama Kabupaten Rejang Lebong. Memasuki malam kedua rangkaian kegiatan, Selasa malam (20/10), panggung kreativitas santri kembali menghadirkan penampilan istimewa melalui tim syarhil Qur’an yang memadukan keindahan lantunan ayat suci, kekuatan pidato, serta penampilan yang unik, menarik, dan tetap santun.
Penampilan tim syarhil Qur’an menjadi salah satu warna tersendiri dalam agenda malam tersebut. Para santri tampil membawakan pesan-pesan Al-Qur’an melalui perpaduan pembacaan ayat suci dan penyampaian pidato yang dikemas secara kreatif. Setiap bagian penampilan menghadirkan nuansa religius sekaligus menunjukkan keberanian santri dalam mengembangkan kemampuan berbicara di depan khalayak.
Tidak sekadar tampil di atas panggung, para santri juga memperlihatkan hasil dari proses belajar, latihan, dan pembinaan yang mereka jalani. Perpaduan suara, penyampaian materi, serta kekompakan tim menjadikan penampilan syarhil Qur’an terasa hidup dan memikat perhatian. Kreativitas yang ditampilkan tetap berpijak pada nilai kesopanan, adab, dan penghormatan terhadap ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Ajang ini menjadi ruang bagi santri untuk menunjukkan bahwa kehidupan pesantren tidak hanya diwarnai rutinitas mengaji dan belajar di ruang kelas. Di balik kegiatan tersebut, terdapat potensi besar yang terus diasah, mulai dari kemampuan tilawah, pidato, kerja sama tim, hingga keberanian tampil dan menyampaikan pesan kebaikan kepada orang lain.
Kegiatan malam kedua ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memeriahkan Hari Santri Nasional dengan cara yang edukatif dan bermakna. Melalui panggung kreativitas, santri diberikan kesempatan untuk mengekspresikan bakat sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an. Nilai-nilai keislaman disampaikan dengan cara yang menarik, sehingga dakwah dapat hadir melalui perpaduan ilmu, seni, dan penampilan yang santun.
Peringatan Hari Santri bukan hanya momentum untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama, tetapi juga kesempatan untuk menampilkan potensi generasi pesantren masa kini. Santri diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, berakhlak mulia, terampil berkomunikasi, serta siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Malam demi malam, semangat menyambut Hari Santri di Darul Ma’arif NU terus menyala. Setiap penampilan menjadi bukti bahwa bakat santri layak mendapatkan ruang untuk berkembang, sementara setiap pesan yang disampaikan menjadi pengingat bahwa ilmu harus berjalan beriringan dengan adab.
Dari ayat yang dilantunkan tumbuh ketenangan, dari pidato yang disampaikan lahir pesan kebaikan, dan dari panggung kreativitas terpancar potensi generasi pesantren. Darul Ma’arif NU membuktikan, santri bukan hanya pandai mengaji, tetapi juga berani berkarya dan siap menginspirasi.
(De/Edwinsya)Hastag : #DarulMaarifNU #HariSantri2026 #SemarakHariSantri #SyarhilQuran #KreativitasSantri #SantriBerprestasi #RejangLebong
From : MA Darul Maarif NU


